Wali Kota Nadjmi Wafat, Guru Khalil Kehilangan Seorang Sahabat

Martapura, KP – Kepergian Wali Kota Banjarbaru H Nadjmi Adhani menghadap sang Khalik membawa duka mendalam bagi siapa saja yang mengenalnya. Tak terkecuali Bupati Banjar KH Khalilurrahman.


Sebagai pemimpin daerah tetangga Kota Banjarbaru, hubungan antara Bupati Banjar dan Walikota Banjarbaru sendiri sangat erat. Banyak kegiatan pembangunan yang dilakukan bersama kedua daerah yang dulunya satu tersebut.


Di mata Guru Khalil, almarhum Nadjmi Adhani adalah seorang yang baik, sangat santun dan sangat menghormati siapapun terlebih kepada beliau.

Berita Lainnya
1 dari 977
Loading...


”Kita sangat kehilangan seorang sahabat yang sangat baik,” ujarnya Senin (10/9) pagi.


Namun, lanjut bupati yang juga seorang ulama ini, Allah SWT lebih sayang kepada almarhum Nadji Adhani.
’’Kita mesti ikhlas, dan mari sama-sama kita doakan agar almarhum Nadjmi mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT, aamiin,” doa beliau.


Almarhum Nadjmi Adhani sendiri sempat menjalani perawatan di RSUD Ulin Banjarmasin, setelah mengalami sesak napas beberapa hari sebelumnya.
Pada Minggu (9/9) sore hari, kondisi beliau sempat kritis dikarenakan kadar oksigen yang rendah hingga membuat keluhan dada sakit hingga tembus belakang dada.


Penanganan pun dilakukan dengan cara operasi guna mengeluarkan cairan pada kulit (intubasi), hingga harus dipasangkan ventilator atau alat bantu pernafasan.
Beliau dinyatakan meninggal pada Senin (10/8) dini hari tadi tepatnya pukul 02.30 WITA di RSUD Ulin Banjarmasin. (Wan/KPO-1)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya