Pilkada Di Tengah Pandemi,
Pasangan Ibnu-Arifin Siap Kampanye Lewat Medsos

Banjarmasin, KP – Pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Banjarmasin Ibnu Sina-Arifin Noor berkomitmen untuk menjalankan tahapan Pilkada 2020 dengan tetap menerapkan protokol kesehatan CoVID-19.

“Kita akan taat dan mengikuti tahapan ini. Termasuk juga soal protokol kesehatan,” ujar Ibnu Sina didampingi wakilnya Arifin Noor usia penetapan di Kantor KPU Banjarmasin Jalan Perdagangan, Rabu (23/09/2020).

Ibnu-Arifin merupakan satu dari empat pasangan calon yang telah ditetapkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Banjarmasin sebagai peserta yang bakal berlaga di Pilkada 2020 untuk Banjarmasin setelah menerima SK penetapan hari ini.

Ibnu mengaku meski ada peluang untuk pelaksanaan rapat umum dan pertemuan terbatas tetap bisa dilakukan secara tatap muka langsung, namun dari informasi yang diterima bahwa peluang itu bisa saja ditiadakan menyusul adanya revisi Peraturan KPU Nomor 10 Tahun 2020.

“Memang masih ada peluang di PKPU untuk pertemuan terbatas. Tapi informasi terakhir ada PKPU terbaru yang kemudian melarang soal pertemuan itu. Terbatas pun tak boleh,” katanya.

Berita Lainnya

JMSI Jatim Jamin Anggotan Medianya Kredibel

1 dari 1.597

Mengetahui hal ini, pasangan yang memiliki jargon “Banjarmasin Baiman Lanjutkan” ini pun berniat untuk memaksimalkan media sosial dan sarana virtual (daring) sebagai sarana kampanye.

“Memaksimalkan medsos dan virtual itu jadi pilihan kita di saat pandemi ini. Di samping memang tim pemenangan di setiap kelurahan RT/RW termasuk partai pendukung. Sehingga kita tinggal berdayakan itu,” bebernya.

Ibnu berharap, mesin politik yang saat ini dibangun bersama partai pengusung PKB, Demokrat, dan DPI Perjuangan, serta PSI sebagai pendukung dengan total 15 kursi di DPRD bisa berjalan baik.

“Semoga mesin partai berjalan baik. Kemudian relawan juga bisa berkontribusi saling menutupi. Sehingga dalam suasana seperti ini kami tetap menyapa masyarakat pemilih untuk menggunakan haknya. Dengan pilihan mudah-mudahan berkenan memilih Ibnu-Arifin,” imbuhnya.

Hal yang sama juga dilakukan pasangan calon lainnya, seperti H Abdul Haris Makkie dan Ilham yang diusung Partai Gerindra, PPP dan PBB, Hj Ananda dan Mushaffa Zakir yang diusung Partai Golkar, PKS dan Partai NasDem, serta pasangan jalur perseorangan, Khairul Saleh dan Habib Muhammad Ali Al Habsy. (sah/K-3)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya