Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Banjarmasin

Al Mazaya Islamic School Wisuda 114 Siswa, Perkuat Pendidikan Berbasis Karakter dan Kurikulum Internasional

×

Al Mazaya Islamic School Wisuda 114 Siswa, Perkuat Pendidikan Berbasis Karakter dan Kurikulum Internasional

Sebarkan artikel ini
IMG 20260523 WA0122
WISUDA - Al Mazaya Islamic School mewisuda sebanyak 114 peserta didik di tahun 2026 ini, terdiri dari 64 siswa jenjang SMP dan 46 siswa jenjang SMA. (kalimantanpost.com/Opiq)

BANJARMASIN, kalimantanpost.com – Al Mazaya Islamic School Banjarmasin menggelar 11th Anniversary and 9th Graduation Al Mazaya Islamic Junior High School serta 7th Graduation Al Mazaya Islamic Senior High School di Fugo Hotel Banjarmasin, Sabtu (23/5/2026).

Kegiatan yang mengusung tema “STARLIGHT” atau Scholar Toward Achievement, Righteousness, Leadership, Integrity, Growth, Honor & Truth tersebut menjadi momentum pelepasan lulusan sekaligus penegasan komitmen sekolah dalam mencetak generasi berprestasi, berkarakter, dan berwawasan global.

Kalimantan Post

Acara dipimpin langsung oleh Director of Al Mazaya Islamic School, Rizky Pratama Putra, B.IT., Horns.

Direktur Yayasan Al Mazaya Pelita Asia, Muhammad Rizky Ridhani SM MBA, menyebutkan sebanyak 114 peserta didik diwisuda pada tahun 2026, terdiri dari 64 siswa jenjang SMP dan 46 siswa jenjang SMA.

“Alhamdulillah, kami bersyukur peserta didik Al Mazaya Islamic School banyak memiliki prestasi yang membanggakan, bahkan lulusan juga banyak yang melanjutkan ke perguruan tinggi baik negeri maupun swasta,” ujarnya.

Ia berharap para peserta didik dapat menjadikan pengalaman belajar di Al Mazaya Islamic School sebagai bekal penting dalam menghadapi masa depan.

“Kampus dalam negeri dan luar negeri juga banyak lulusan Al Mazaya Islamic School telah diterima,” tambah alumni ITB tersebut.

Sementara itu, Pembina Yayasan Al Mazaya Pelita Asia, Drs H Taufik Hidayat MM, mengatakan Al Mazaya Banjarmasin mengemban misi membentuk insan yang beriman, bertakwa, berakhlak mulia, serta memiliki wawasan global dengan fokus pada penguatan karakter peserta didik.

Menurutnya, Al Mazaya Islamic School tidak hanya menitikberatkan pada kompetensi akademik, tetapi juga pengembangan potensi siswa secara menyeluruh.

IMG 20260523 WA0121
Direktur Yayasan Al Mazaya Pelita Asia, Muhammad Rizky Ridhani SM MBA (kiri) dan Pembina Yayasan Al Mazaya Pelita Asia, Drs H Taufik Hidayat MM saat memberikan keterangan. (kalimantanpost.com/Opiq)

“Jadi, kita kuatkan Bahasa Inggris, karakter, tahfidz, dan bagaimana telah siap menghadapi dunia ke depan,” jelasnya.

Baca Juga :  KRI Teluk Kupang-519 Bersandar di Banjarmasin, Warga Bisa Naik Kapal Perang Gratis

Ia menambahkan, kemampuan lulusan Al Mazaya juga diuji langsung di hadapan ustadz dan orang tua melalui uji publik hafalan Al Quran secara acak.

“Alhamdulillah, siswa mampu menjawab ayat-ayat Al Quran yang ditetapkan. Kita bangga bisa memberikan yang terbaik bagi siswa-siswa Al Mazaya Islamic School. Ini perlu proses baik secara akademik, keterampilan, hingga berprestasi dan percaya diri,” paparnya.

Saat ini, jumlah peserta didik Al Mazaya Islamic School Banjarmasin telah mencapai sekitar 600 orang. Dalam pengembangan pendidikan usia dini, Al Mazaya juga menjalin kerja sama dengan Modern Montessori International (MMI) London dan Singapura melalui pembukaan PAUD MMI Al Mazaya.

“Kita sudah bekerjasama dengan Modern Montessori International (MMI) London Inggris dan Singapura. Saat ini kita buka PAUD MMI Al Mazaya dan mendapat respon masyarakat cukup tinggi, hingga antre,” bebernya.

Kolaborasi tersebut diharapkan mampu memperkuat kualitas pendidikan berbasis metode Montessori yang dipadukan dengan pendidikan karakter dan nilai religius. Fasilitas yang dimiliki Al Mazaya juga terus dikembangkan, mulai dari gedung tiga lantai hingga area bermain anak yang menunjang proses pembelajaran.

“Jadi, Al Mazaya menggaet MMI agar kami memberikan servis yang lebih baik dan dibutuhkan masyarakat agar anak-anak mendapatkan pendidikan berkualitas,” ucapnya.

Muhammad Rizky Ridhani menambahkan, kerja sama dengan MMI London menjadi langkah strategis untuk meningkatkan mutu pendidikan di Kalimantan Selatan melalui penerapan kurikulum internasional.

“Kolaborasi pendidikan kurikulum internasional dan berafiliasi dengan pendidikan di London, memberikan harapan kualitas semakin meningkat di Kalsel,” tutupnya. (Opq/KPO-1)

Iklan
Iklan