Plt Walikota H Hermasnyah Segera Evaluasi Tim Gugus Tugas CoVID-19

Plt Walikota Banjarmasin, Hermansyah, bakal mengevaluasi besar-besaran Tim Gugus Tugas CoVID-19 Banjarmasin. Hermansyah mengaku selama ini tak pernah menerima laporan.

BANJARMASIN, KP – Kabar tak mengenakan sampai ke telinga Pelaksanaan Tugas (Plt) Walikota Hermansyah. Ini soal penanganan CoVID-19 di Banjarmasin. Dia menerima informasi bahwa realisasi penggunaan anggaran CoVID-19 berjalan tak lancar.

Hermansyah mengaku mendapat informasi bahwa penggunaan rumah karantina di Komplek Bumi Indah Lestari II, Jalan Perdagangan yang dipinjam Pemprov Kalsel terancam diputus, lantaran Pemko belum membayar tagihan listrik.

“Rumah karantina di Jalan Perdagangan di BIL (Bumi Indah Lestari) itu belum tau kami sejauh mana. Menurut informasi listriknya belum dibayarkan, mau diputus,” bebernya.

Ini bukan satu-satunya informasi permasalahan yang didapat Hermansyah. Selain itu juga soal insentif petugas di lapangan yang tersendat membuatnya agak berang. 

Berita Lainnya

JMSI Jatim Jamin Anggotan Medianya Kredibel

1 dari 1.589

“Termasuk honor untuk petugas di gugus tugas juga belum terbayar. Makanya mau dievaluasi. Jangan sampai kasian mereka. Ada saya dengar ada yang belum berapa bulan,” imbuhnya. 

Hermansyah mengakui Informasi hasil kinerja Pemko dalam penanganan CoVID-19 sangat minim diterima sewaktu masih menjabat sebagai wakil walikota. Hermansyah berniat mengevaluasi secara besar-besaran dalam waktu dekat.

Seperti diketahui, posisi Plt Walikota Banjarmasin saat ini telah didudukinya menyusul cutinya Ibnu Sina. Secara otomatis, jabatan Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan CoVID-19 beralih ke padanya. 

Evaluasi dilakukan untuk melihat sejauh mana hasil kinerja yang selama ini dilakukan gugus tugas. Termasuk penggunaan anggaran yang sudah digelontorkan hingga puluhan miliar di Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), kecamatan hingga kelurahan.

“Kami juga ingin menanyakan anggaran dan lain-lain. Termasuk mengevaluasi anggaran Bansos untuk masyarakat, kemudian obat-obatan, dan pembelian alat kesehatan lainnya. Kalau kami (dulu) kan bukan gugus tugas. Jadi selama ini kami belum pernah dilapori,” ujarnya.

Oleh karena itu, Hermansyah bakal mengundang Forum Koordinasi Daerah (Forkopimda) untuk mengambil langkah konkrit terkait penyelesain permasalahan-permasalahan yang terjadi. (sah/K-3)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya