Dana Cabor Bola Disunat Rp50 Juta

BANJARMASIN, KP – Secara pelahan tetapi pasti dugaan korupsi dana hibah untuk KONI Kota Banjarmasin kembali terungkap ketika salah satu cabang olahraga (cabor) dari empat cabor yang dijadikan saksi. Yang mana menerima bantuan yang seharusnya Rp1 miliar hanya Rp950 juta.

Hal ini diungkapkan Arief selaku Bendahara Asosiasi Kota (Askot) cabor sepak bola, ketika diajukan sebagai saksi pada sidang lanjutan perkara dugaan korupsi dana hibah KONI Banjarmasin dengan dua terdakwa mantan Ketua Umum Djumaderi Masrun dan Sekretarisnya Widharta Rahman, Rabu (11/11/2020) di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Banjarmasin.

Diungkapkan Arief, dana tersebut diterima pihak Askot hanya Rp950 Juta, karena Rp50 Juta diminta oleh Ketua KONI Banjarmasin terdakwa Djumadri Masrun, dengan alasan untuk perbaikan tiang gawang pada lapangan bola di HKSN Banjarmasin.

“Yang diserahkan hanya Rp950 Juta, dan Rp50 juta diminta beliau dengan alasan untuk memperbaiki tiang gawang di lapangan bola HKSN,” ucap H Arif usai sidang.

Berita Lainnya
1 dari 991

Disebutkannya, dana yang diterima dari KONI sebesar itu untuk biaya latihan maupun pertandingan bola yang dikelola pihak Perseban dari katagori beberapa usia, namun pihaknya atau Perseban yang mereka kelola tidak ada diikutkan dalam Porprov di Kabupaten Tabalong.

Sementara saksi dari cabor bola basket Natana Aria menyebutkan, kalau dana yang diberikan pada cabornya jelas tidak pernah cukup dan selalu ditombok oleh pengurus.

Ia menjelaskan, tidak tahu dari mana uang yang dihibahkan kepada cabor basket, tetapi jelas itu berasal dari KONI Kota.

Dua terdakwa yang melakukan dugaan korupsi dana hibah Pemko Banjarmasin kepada KONI Banjarmasin, dengan dugaan tidak dapat mempertanggungjawabkan keuangan hibah senilai Rp2 miliar lebih.

Menurut JPU yang dikomandoi jaksa senior M Irwan, kalau dalam persidangan memang terdapat unsur kerugian negara di kisaran angka Rp2,1 miliar, tetapi yang digunakan kedua terdakwa masing masing Djumaderi diangka Rp500 juta dan Widharta dikisaran angka Rp50 juta. (hid/K-4)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya