Kursus FAJI Kalsel : 36 Juri dan Wasit Berhasil Raih Lisensi Nasional


Banjarmasin, KP – Sebanyak 36 orang yang mengikuti kursus pelatihan juri dan wasit berlisensi nasional yang diselenggarakan oleh Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI) Kalimantan Selatan (Kalsel) akhirnya meraih lisensi berskala nasional.
Hal itu diutarakan langsung oleh Wakil Ketua Umum FAJI Kalsel Bandi Chairulah saat dihubungi awak media melalui sambungan telepon, Minggu (22/11) sore.
Ia mengatakan, seluruh peserta pelatihan yang diselenggarakan di Sungai Amandit, Loksado, Hulu Sungai Selatan (HSS) sejak 19 hingga 21 November kemarin itu telah berjalan dengan sukses.
“Kesuksesan pelatihan ini diraih atas kerjasama FAJI Kalsel dengan Pengurus Besar (PB) FAJI,” ucapnya pada awak media.
Ia menjelaskan, bahwa peserta yang mengikuti pelatihan berasal dari berbagai organisasi. Mulai dari Mahasiswa Pencinta Alam (Mapala), Klub Arung Jeram serta serta pengurus Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI) tingkat kabupaten/kota.
Selain itu, proses pengambilan lisensi tersebut juga turut dihadiri oleh perwakilan instansi dan organisasi, Ketua Umum PB FAJI Yuni Yunita, Binpres KONI Kalsel H Gusti Perdana Kusuma dan dari Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Kabupaten HSS, M Zhakir Maulidi.
Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan pelatihan perdana yang digelar oleh FAJI Kalsel yang bertujuan untuk mempersiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) Juri dan Wasit yang berlisensi Nasional.
Selain itu, tujuan dari pihaknya juga ingin menumbuhkan dan meningkatkan pengetahuan serta wawasan sebagai pondasi awal dalam menuju atlet-atlet Arung Jeram Kalsel yang berprestasi
“Selain Juri dan Wasit berlisensi Nasional Juga pondasi awal dalam menuju atlet yang berprestasi,” ujarnya.
Kemudian, pria dengan sapaan Bandi itu berharap, dengan adanya pelatihan yang diselenggarakan FAJI Kalsel tersebut agar bisa menjadi pemicu dalam even-even kedepannya.
“Ini kita lakukan agar Juri dan Wasit yang mendapat lisensi nasional bisa mendukung dalam kegiatan kejuaraan provinsi (kejurprov) yang rencananya akan digelar pada 2022. Dengan harapan, ke depan, FAJI Kalsel dapat menyelenggarakan event kejuaraan yang bersifat nasional,” tukasnya.
Seperti apa yang diucapkan RA Amalia Yunita ketua PB FPTI yang menginginkan di setiap provinsi memiliki sumber daya juri yang baik dan berstandar nasional
“Sehingga setiap daerah bisa melakukan kompetisi di daerahnya masing-masing,” pungkasnya.
Disamping itu, Ketua Pelaksana Kegiatan, Riza Anshari, juga mengatakan keberadaan juri dan wasit sangat memiliki peranan penting dalam mensukseskan jalannya pertandingan suatu cabang olahraga.
“Kami siapkan semuanya untuk kemajuan olahraga arung jeram di Provinsi Kalimantan Selatan,” ujarnya singkat.(Zak/K-3)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya