Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Olahraga

Garudayaksa FC Waspadai Trisula PSS Sleman di Laga Final Championship

×

Garudayaksa FC Waspadai Trisula PSS Sleman di Laga Final Championship

Sebarkan artikel ini
IMG 20260509 WA0009 1 e1778309653770
Pemain Garudayaksa FC saat latihan untuk persiapan menghadapi tuan rumah PSS Sleman dalam laga final Championship 2025/26 yang berlangsung di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Sabtu (9/5/2026 pukul 19.00 WIB. (Kalimantan post.com/Instagram Garudayaksa)

SLEMAN, Kalimantanpost.com – Tim Garudayaksa FC mewaspadai trisula tuan rumah PSS Sleman dalam laga final Championship 2025/26 yang berlangsung di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Sabtu (9/5/2026 pukul 19.00 WIB.

Duel penuh gengsi bagi kedua tim mengingat Garudayaksa FC juga PSS adalah tim pemuncak klasemen di grup masing-masing. Garudayaksa FC adalah pemuncak klasemen Grup 1 atau Grup Barat, sedang PSS adalah posisi teratas di Grup 2 atau Grup Timur.

Kalimantan Post

“Garudayaksa FC dan PSS Sleman sama-sama sudah lolos promosi. Tentunya di laga final ini semua berharap bisa menampilkan yang terbaik. Kami datang ke sini tentunya juga punya cita-cita untuk bisa meraih yang terbaik, namun itu pun pastinya tentu tidak mudah karena atmosfer di Stadion Maguwoharjo ini sangat luar biasa karena PSS Sleman tentunya disupport oleh ribuan suporter fanatiknya,” kata pelatih Garudayaksa FC, Widodo Cahyono Putro.

Mengenai dukungan suporter ini, juga menjadi perhatian khusus bagi Garudayaksa FC. “Dukungan luar biasa suporter menjadikan tim-tim lawan sulit untuk dapat memenangkan pertandingan jika bermain di stadion ini. Tapi tidak ada yang tidak mungkin di sepak bola sebelum 90 menit, kita tidak boleh pesimis,” ucap Widodo itu.

Selain atmosfer suporter yang luar biasa, WCP juga menyoroti tiga pemain depan alias trisula PSS yang dikenal punya kecepatan dan ketajaman dalam penetrasi ke pertahanan lawan.

“Dari awal, trisula PSS Sleman yakni ada Riko (Simanjuntak), Terens (Puhiri) dan (Gustavo) Tocantins memang cukup dominan. Tapi kita sudah mengantisipasi itu dan ini tinggal kembali ke pemain bagaimana mereka melaksanakan apa yang jadi instruksi untuk menjaga tiga pemain ini sehingga tidak bisa mencetak gol,” tandasnya.

Namun yang pasti, Widodo menyebutkan tidak hanya tiga pemain itu saja, tapi juga semua pemain PSS wajib diwaspadai misalnya ada Frederic Injay dan pemain PSS lainnya.

Baca Juga :  Gol Keanu Bawa Indonesia U-17 Bungkam China 1-0 di Piala Asia U-17 2026

“Siapa yang masuk di sepertiga pertahanan kita, wajib diwaspadai,” papar Widodo dikutip dari laman ILeague, Sabtu (9/5).

Sementara itu, menatap laga final nanti, pelatih PSS Sleman Ansyari Lubis menekankan pentingnya motivasi dan mental juara kepada para pemainnya.

Para pemain pun menunjukkan respons positif dengan menyatakan komitmen penuh untuk mewujudkan target tersebut, sekaligus bertekad memberikan hasil terbaik dihadapan para suporter PSS di Stadion Maguwoharjo sebagai bentuk penghormatan dan kebanggaan bagi klub serta pendukungnya.

“Yang pasti, pertandingan nanti sudah dinantikan oleh seluruh pemain karena kita dipastikan lolos langsung (promosi). Jadi, saya pikir para pemain sudah memiliki sikap dan karakter yang akan mereka tunjukkan pada pertandingan malam nanti,” tegasnya.

Kehadiran suporter PSS sendiri pada pertandingan final nanti bagi Ansyari Lubis menjadi tambahan motivasi yang sangat besar bagi para pemain. Dengan atmosfer yang tercipta, dia ingin para pemain menjadikannya sebagai penjaga konsistensi permainan, dan pada akhirnya mempersembahkan trofi juara sebagai bentuk balasan atas dukungan tanpa henti dari para suporter.

“Ini adalah laga final bagi mereka, tanpa beban, dan mereka diharapkan bisa menampilkan perkembangan terbaik di laga nanti malam. Kita juga didukung oleh suporter yang luar biasa. Mudah-mudahan ini menjadi energi positif bagi seluruh pemain,” pungkasnya. (ful/KPO-3)

Iklan
Iklan