Konferensi PGRI XXII
Bupati Balangan Memotivasi Peningkatan Mutu Pendidikan

Paringin, KP – Bupati Balangan, H Ansharuddin berharap, melalui pelaksanaan Konferensi XXII PGRI (Persatuan Guru Republik Indonesia) Kabupaten Balangan  masa bakti 2020-2025 dapat menghasilkan sinergitas dan keselarasan program kerja PGRI dengan arah kebijakan pembangunan pendidikan pemerintah daerah.

Menurut bupati, konferensi PGRI merupakan kesempatan baik bagi seluruh pengurus dan anggota PGRI untuk melakukan evaluasi kegiatan organisasi dan menyusun program kerja kedepannya.

Disebutkan dia, suksesnya pembangunan bidang pendidikan di Kabupaten Balangan, tidak lepas dari program kerja diiringi kerja keras PGRI, berjuang dengan gigih, bahu membahu dalam melaksanakan tugasnya untuk  mewujudkan generasi penerus yang cerdas dan bermoral.

“Melalui momentum konferensi ini saya berharap semakin memotivasi pengurus dan anggota PGRI Balangan bersama pemerintah daerah, untuk saling bersinergi dan bekerja sama meningkatkan mutu pendidikan dan kompetensi guru di daerah ini,” ujar bupati, saat membuka Konferensi XXII PGRI Kabupaten Balangan, di Griya Mayang Maurai komp Garuda Maharam, perumahan pejabat Pemkab setempat, Selasa (22/12/2020).

Berita Lainnya
1 dari 462

Bupati juga mengungkapkan, selama masa pandemi COVID-19 semua pembelajaran di sekolah menggunakan alam jaringan (daring),  karena tidak memungkinkan untuk bertatap muka. Namun tambahnya atas adanya permintaan para orang tua wali murid untuk bisa turun sekolah lagi secara tatap muka, maka mulai awal Januari 2021 pembelajaran sudah bisa dilaksanakan seperti biasa sebelum adanya pandemic Covid-19, tapi harus tetap mematuhi protocol kesehatan Covid-19.

“Memang ada keluhan dari pelajar yang sekolah didaerah atas seperti kecamatan Halong dan Tebing Tinggi, disana masih terkendala sinyal. Karena sejak awal Januari nanti sekolah sudah bisa seperti biasa dengan masuk/turun kesekolah, tapi wajib mematuhi protocol kesehatan covid-19,” tegas bupati.

Sesuai laporan panitia konferinsi PGRI XXII, H Munisih peserta konferinsi dihadiri 9 pengurus cabang dan cabang khusus. Setiap cabang diwakili sebanyak 15 orang.

“Ini untuk mempermudah pengaturan meja dan kursi, karena kondisi seperti sekarang sesuai protocol kesehatan covid-19, selain wajib memakai maskes kita harus juga selalu menjaga jarak,” imbuhnya. (jun/K-6)
  

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya