Pemprov Kalsel wacanakan
Bangun stadion sepakbola baru

Pemprov Kalsel mewacanakan untuk membangun stadion sepakbola yang baru, direncanakan nantinya satu komplek dengan sport centre.

Banjarmasin, KP – Setelah merenovasi stadion 17 Mei Banjarmasin walau secara bertahan, pemerintah provinsi Kalimantan Selatan kembali mewacanakan membangun stadion sepakbola baru.

Stadion bertaraf nasional ini diwacanakan dibangun satu komplek dengan pembangunan sports center sebagai wadah Candra dimuka olahraga Banua.

Kabid Peningkatan Prestasi Dispora Kalsel M Fitri Hernadi menjelaskan, saat ini pembangunan sport center yang didalamnya terdapat stadion sepakbola itu sudah masuk tahap kajian awal.

“Kajian awal dilakukan Dinas PUPR Kalsel bekerjasama dengan perguruan tinggi negeri ULM (Universitas Lambung Mangkurat),” sebut Fitri.

Stadion ini nanti tidak hanya digunakan untuk sepakbola saja tapi juga cabang lain seperti rugby dan bisbol.

“Insya Allah stadion ini bisa menggelar event event nasional sehingga Kalsel tidak hanya memiliki Stadion besar seperti 17 Mei dan juga Demang Lehman,” sambung dia.

Berita Lainnya
1 dari 378

Ada tiga daerah yang menjadi kandidat pembangunan sport center ini yakni di Mandastana Batola, Gambut Kabupaten Banjar dan Banjarbaru.

Pembangunan ini dilakukan secara bertahap agar sesuai produser, sehingga langkah langkah yang ditempuh harus benar menjalaninya sesuai dengan tugas dan fungsi.

“Dari situ kita bisa kita lihat keperluan dari tiap-tiap cabor olahraga, kemudian bagaimana pemanfaatan ruang dan lain-lain itu diatur dalam kajian itu,” sebut dia.

Lalu kapan kira-kira realisasinya, Fitri mengaku tahun 2022 bakal mulai melangkah hal yang riil, mulai dari pengadaan tanah dan lain sebagainya sesuai dengan kemampuan keuangan daerah.

Untuk pembangunan sport center ini lahan yang diperlukan diperkirakan sekitar 300 hektar. Sebanyak 150 hektar rencananya untuk olahraga prestasi dan sisanya untuk pembudayaan olahraga bagi masyarakat umum.

Sport center ini selain stadion ada sarana latihan untuk berbagai cabang olahraga, sarana untuk menggelar latihan-latihan sesuai dengan sport science dan gym, juga ada ruang terbuka hijau untuk masyarakat yang berolahraga di sana.

“Mungkin nanti juga akan menggandeng dinas pariwisata untuk venue atau sport yang bertemakan wisata, namun sekali lagi dilihat seberapa kuat kemampuan anggaran daerah,” pungkas Fitri Hernadi yang mantan Nanang Banjar ini. (nets/nfr/k-9)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya