Pemilik Green Petshop Minta Maaf

Banjarmasin, KP – Pemilik Green Petshop, akhirnya angkat bicara setelah Kasus temuan bangkai kucing di Jalan Lingkar Dalam Selatan Banjarmasin sempat mengempar di sosial media yang berhasil di ungkap pihak kepolisian

Dalam video berdurasi 2 menit 34 detik yang dibagikan Kasat Reskrim Polresta Banjarmasin Kompol Alfian Tri Permadi, terlihat dua pria mengenakan baju biru dan baju hitam terlebih dahulu meminta maaf kepada masyarakat Indonesia, Banjarmasin dan pecinta kucing atas kejadian tersebut.

Pria berbaju biru beriniisal Y selaku Pengelola Toko Green Petshop mengungkapkan, kucing-kucing yang di buang di pinggir jalan Lingkar Dalam Selatan tidak tewas akibat dianiaya, melainkan karena sakit.

“Kucing-kucing tersebut meninggal karena penyakit infeksi saluran pencernaan dan pernafasan/susfec virus,” tutur Y.

Dalam video tersebut, Y mengatakan sebelumnya pihaknya telah berusaha merawat dengan instensif kucing-kucing tersebut, namun tetap tidak tertolong.

Berita Lainnya

Oknum Organda Aniaya Pengawas Aptrindo

Polresta Banjarmasin Buka Warung Curhat Kamtibmas

1 dari 1.149

Terkait tewasnya kucing yang berjumlah 15 ekor ini, ia pun meminta tolong kepada Josep untuk mengubur kucing-kucing tersebut, namun JS terus menunda-nunda penguburan hingga kucing yang mati terus bertambah dan terakumulasi.

Sementara itu seorang pria berbaju hitam mengakui berinisial JS membenarkan apa yang dikatakan oleh pria berbaju biru disampingnya, bahwa ia telah diperintah dan menerima sejumlah uang guna melakukan penguburan terhadap kucing-kucing tersebut.

Diakui JS, sudah disuruh menguburkan kucing-kucing tersebut oleh bosnya berinisial Y, namun karena kelalaian dan rasa takut dimarahi oleh pemilik lahan tersebut, ia pun meletakan saja kucing tersebut di pinggir jalan.

“Tidak menyangka bau dari kucing tersebut akan ke luar dan mengganggu warga hingga belakangan video kucing berserakan itu viral di media sosial,” imbuhnya.

JS kembali mengatakan, kucing-kucing tersebut tidak tewas karena dibantai akan tetapi sakit. (yul/K-4)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya