Sepupu Dihantam Balok Kayu

tersangka langsung marah dan mengambil balok kayu

Banjarmasin, KP – Tak terima dituduh mengambil Handphone [Hp], M Alianoor alias Enor (20) naik pitam dan tega melakukan penganiayaan terhadapnya sepupunya sendiri Novita Sari (21).

Peristiwa penganiayaan tersebut terjadi di rumah korban, Jalan Kelayan A Gang Setuju RT 15 RW 02 Banjarmasin Selatan, Sabtu (6/2/2021), sekitar pukul 23.00 WITA.

Kapolsekta Banjarmasin Selatan, Kompol Yopie Andri Haryono S.Sos, melalui Kanit Reskrim, Iptu Sunarto membenarkan insiden tersebut, saat dikonfirmasi Jum’at (11/2/2021).

Kronologisnya, tersangka yang rumahnya berdekatan mendatangi rumah korban. Kedatangan tersangka saat itu ingin meminta sejujmlah uang kepada korban.

Akan tetapi korban tak mau mengasihkan uangnya kepada tersangka. Malah korban sempat menuduh bahwa tersangka mengambil Hp miliknya.

Berita Lainnya
1 dari 1.168

Tak terima dituding begitu, tersangka langsung marah dan mengambil balok kayu. Selanjutnya balok kayu tersebut langsung dipukulkannya ke arah korban. Setelah itu, tersangka langsung kabur.

Sementara korban yang mengalami luka di bagian kepalanya langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapat perawatan. Kemudian melaporkan kasus penganiayaan ini ke Mapolsekta Banjarmasin Selatan.

“Mendapat laporan tersebut, pihaknya langsung melakukan penyelidikan mengenai keberadaan tersangka,” beber Iptu Sunarto.

Hasilnya, sambung dia, tersangka diamankan saat sedang berada di pinggir Jalan A Yani Km 6 Banjarmasin Selatan, Rabu silam (10/2/2021), sekitar pukul 19.00 WITA.

“Tersangka langsung tak berdaya lagi saat dijemput anggota Buser, dan tanpa perlawanan tersangka dibawa ke Mapolsekta Banjarmasin Selatan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya,” jelasnya.

Atas perbuatannya tersebut, Ia memastikan tersangka akan dikenakan pasal 351 KUHP. (fik/K-4)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya