163.391 Warga Miskin di Banjarmasin Dievaluasi

Banjarmasin, KP – Kepala Dinas Sosial Kota Banjarmasin Iwan Ristianto mengatakan, akan mengevaluasi kembali jumlah warga miskin di kota ini. Terutama terkait penerima bantuan sosial (bansos) yang disalurkan pemerintah pusat.

Iwan Ristianto menyebut, berdasarkan data ditetapkan Kementerian Sosial ((Kemensos) tahun 2020 warga miskin Kota Banjarmasin penerima bansos 163.391 jiwa atau dengan jumlah kepala keluarga (KK) sebanyak 49.026.

Namun ungkapnya kepada {KP} Selasa (23/3)2021), dari jumlah itu berdasarkan surat Kemensos tanggal 27 Februari lalu, ada sekitar 1.300 jiwa warga miskin yang datanya tidak terbaca di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil).

” Sebanyak 1.300 warga miskin yang datanya tidak terbaca lagi inilah yang akan telusuri, apakah karena orangnya sudah meninggal, pindah domisili atau karena sebab lainnya,” ujarnya.

Dijelaskan, penelusuran dilaksanakan bekerja sama pihak RT maupun kelurahan serta koordinasi dengan Disdukcapil.

Berita Lainnya

Gebyar Vaksinasi di 9 Tempat Ibadah

1 dari 2.664

Iwan Ristianto yang baru sekitar sebulan melepas rangkap jabatan sebagai Plt Sekretaris DPRD Kota Banjarmasin ini memaparkan, berdasarkan surat Kemensos data keluarga miskin harus dipastikan sesuai Nomor Induk Kependudukan (NIK) tempat tinggal atau domisili di daerah masing-masing.

Lebih jauh ia mengemukakan, akibat wabah virus corona (Covid-19) sejak Maret 2020 tahun lalu, diprediksi jumlah warga miskin di Kota Banjarmasin mengalami peningkatan.

Prediksi itu menyusul menurunnya perekonomian dan cukup banyaknya kegiatan usaha masyarakat yang turun drastis guna mematuhi sejumlah kebijakan pemerintah dalam upaya penanggulangan dan pencegahan virus corona.

” Belum lagi banyaknya warga yang kehilangan penghasilan lantaran tempat mereka bekerja melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK),” katanya.

Kendati lebih jauh ia menjelaskan, guna meringankan beban warga miskin, pemerintah menggelontorkan sejumlah program bantuan sosial, tidak hanya dalam upaya membangkitkan kembali perekonomian, tapi dalam penanganan masalah kesehatan serta pendidikan. (nid/K-3)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya