55.690 Lansia di Banjarmasin Di Target Penerima Vaksin Covid-19

Dari awalnya ditargetkan 6500 tenaga kesehatan, namun dalam pelaksanaannya mencapai 10.000 tenaga kesehatan yang sudah divaksin Covid-19

BANJARMASIN, KP – Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin , menargetkan 55.690 warga lanjut usia (lansia) sebagai penerima vaksin Covid-19.

Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Banjarmasin Machli Riyadi mengatakan, vaksinasi dosis pertama untuk para lansia sudah dilaksanakan.

” Saat ini capaian memang masih jauh dari target baru sekitar 23 persen dari data yang kami miliki sebanyak 55.690 lansia di Kota Banjarmasin, ” ujar Machli Riyadi.

Hal itu dikatakannya, di sela pelaksanaan pemberian vaksin Covid-19 untuk anggota dewan, ASN, staf fraksi di lingkungan DPRD Kota Banjarmasin, Rabu (10,/3/2021.

Disebutkan, jumlah lansia itu diperoleh dari puskesmas di seluruh kecamatan yang dikoordinasikan dengan kelurahan.” Selain kami juga melibatkan kader posyandu di setiap puskesmas,” ujar Machli Riyadi.

Berita Lainnya
1 dari 2.979

Ia berharap, penyuntikan vaksin yang dilaksanakan tak terkecuali untuk lansia dapat dengan segera membentuk herd immunity di seluruh warga Banjarmasin.

Menurutnya selain lansia, sesuai Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) Nomor : 10 tahun 2021 tentang Pelaksanaan Vaksin dalam upaya penanggulangan virus corona, adalah tenaga kesehatan, pejabat dan pekerja publik terutama ASN dan lansia.

Khusus untuk pelaksanaan vaksin kepada tenaga kesehatan Machli mengatakan, saat ini di Banjarmasin sudah melampaui target dengan capaian sekitar 150 persen.

Jumlah itu ujarnya, dari awalnya ditargetkan 6500 tenaga kesehatan, namun dalam pelaksanaannya mencapai 10.000 tenaga kesehatan yang sudah divaksin Covid-19.

” Sementara untuk pekerja publik dari data dimiliki sebanyak 50 ribu lebih ” ujarnya tanpa menyebut prosentase yang telah dicapai untuk vaksin kelompok ini.

Lebih jauh Machli Riyadi menjelaskan, mengingat ketersediaan distribusi vaksin yang diterima Kota Banjarmasin masih sangat terbatas, maka upaya untuk menghentikan penyebaran virus corona melalui pemberian vaksin ini dilaksanakan dengan skala prioritas.

” Seperti pemberian vaksin tahap pertama yang dilaksanakan saat ini, yaitu kepada mereka yang rentan beresiko tinggi terpapar covid-19,” demikian kata Machli Riyadi. (nid/K-3)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya