Peran Bersama Cegah Kekerasan Seksual Pada Anak

Banjarbaru,KP- Ketua TP PKK Kota Banjarbaru Vivi Mar’i Zubedi Aditya Mufti Ariffin didampingi Sekretaris TP PKK Kota Banjarbaru Sri Lailana serta Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Masyarakat Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Banjarbaru mengikuti Sosialisasi Mengenai Pencegahan Anak menjadi Korban Kekerasan Seksual Via Aplikasi Zoom Meeting, bertempat di Ruang Tamu Utama Wali Kota Banjarbaru.

Kegiatan yang dihelat Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, merupakan kegiatan Sosialisasi Mengenai Pencegahan Anak menjadi Korban Kekerasan Seksual secara daring, dalam rangka meningkatkan peran semua pihak termasuk masyarakat dalam melakukan perlindungan anakkhususnya dalam rangka mencegah anak menjadi korban eksploitasi seksual.

Berdasarkan UU35/2014 tentang Perlindungan Anak adalahsegala kegiatan untuk menjamin dan melindungi anak dan hak-haknya agar dapat hidup, tumbuh, berkembang dan berpartisipasi secara optimal sesuai harkat dan martabat kemanusiaan, serta mendapat perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi.

Berita Lainnya
1 dari 544

Sesuai Pasal 59 Undang-Undang Perlindungan Anak ada 15 kategori anak yang memerlukan perlindungan khusus. Salah satu kategori tersebut adalah anak korban eksploitasi seksual.

“Saya tekankan kepada para kader bahwa kegiatan apapun yang di laksanakan bukan hanya sekedar ceremonial semata, mungkin sebagai langkah nyatanya adalah dengan melakukan sosialisasi kepada seluruh elemen masyarakat terkait dengan sosialisasi tentang topik yang dibahas hari ini. Saya juga ingin beberapa elemen yang disosialisasikan hari ini seperti elemen Agama dan dari segi psikologi juga di sosialisasikan kepada masyarakat lagi,” Ujar Vivi Mar’i Zubedi.

Vivi Zubedi menginginkan bentuk print out dari bahan-bahan materi sosialisasi disebarkan kepada seluruh elemen masyarakat yang mewakili.”Jangan hanya bersifat ceremonial, tapi harus ada tindak lanjutnya, kita bersama-sama masyarakat untuk masyarakat supaya mengguritakan/memahami informasi yang kita berikan, ” lanjutnya.

Komitmen Kota Banjarbaru untuk melindungi perempuan dan anak, akan diskusikan lebih lanjut, dan mempelajari apa-apa saja yang telah dilaksanakan di lapangan, kendalanya dan juga pencapaian yang sekiranya dapat berdampak baik bagi masyarakat. (dev/K-3)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya