Belungka Batu, Buah Favorit di Bulan Ramadhan

Banjarmasin, KP – Biasanya, saat memasuki bulan Ramadhan, buah ini menjadi salah satu buah yang paling dicari untuk dimasukkan dalam menu ketika berbuka puasa. Warga di Banua menyebutnya Belungka Batu.

Buah dengan kandungan air cukup banyak ini menjadi favorit kebanyakan orang, khususnya warga Banjarmasin. Selain itu, ia juga mengandung kalium, yaitu mineral penting yang menjaga keseimbangan cairan tubuh.

Belungka Batu yang termasuk dalam keluarga Cucurbitaceae/ Cucumber Family ini, ternyata tidak hanya familiar di kalangan masyarakat Banjar saja, buah ini juga populer dan dikenal oleh masyarakat di luar Banua dengan nama Timun Suri.

Buah ini memiliki tekstur daging yang lembut. Namun, rasanya agak hambar, sehingga tidak cocok untuk dikonsumsi langsung sebagai asupan buah-buahan. 

Belungka Batu lebih pas bila dinikmati dengan campuran sirup, krim kental manis serta es batu, untuk menciptakan rasa yang lebih manis dan segar sebagai pelepas dahaga.

Salah seorang pedagang buah Belungka Batu, Didi (35) di Jalan Pangeran Hidayatullah atau Banua Anyar Banjarmasin, mengatakan, sudah beberapa tahun terakhir ini berjualan Belungka Batu setiap memasuki bulan Ramadhan.

“Jualan Belungka Batu ini khusus di bulan Ramadhan saja. Mengambilnya dari Kabupaten Tapin, lalu dijual di sini. Di luar Ramadhan biasanya saya jual buah yang lain seperti Semangka. Alhamdulillah, untungnya lumayan lah, bisa buat keperluan lebaran nanti,” ujarnya, Senin (3/5).

Walaupun termasuk tanaman sekali panen yang bisa ditanam sepanjang musim, di Kalimantan Selatan, buah Belungka Batu memang hanya bisa di temukan di saat bulan Ramadhan saja.

Hal ini tidak terlepas dari fungsi buah Belungka Batu itu sendiri, yang relatif hanya cocok untuk campuran es buah saja. Sehingga, kebanyakan petani lebih memilih menanamnya untuk memenuhi permintaan di bulan Ramadhan.

Berita Lainnya
1 dari 744

Lantaran bersifat musiman, akhirnya banyak pedagang buah Belungka Batu yang bermunculan saat bulan Ramadhan, seperti terlihat di pinggir sepanjang Jalan A Yani, Jalan Veteran, Jalan Pangeran Hidayatullah, Jalan Sultan Adam dan kawasan Sungai Andai Banjarmasin.

“Biasanya, setiap Ramadhan permintaan masyarakat cukup tinggi, terutama buat menu berbuka. Dan, Belungka Batu ini berbuahnya musiman, hanya di bulan Ramadhan panennya,” ungkap Didi.

Dia menjual buah yang masih satu keluarga dengan buah melon tersebut dengan harga yang bervariasi, tergantung ukuran besar atau kecilnya.

“Beda-beda harganya, mulai yang kecil Rp 5 Ribu, sampai yang berukuran besar Rp 20 Ribu,” terangnya.

Hanya saja, imbuh Didi, di bulan Ramadhan 2021 ini Belungka Batu terbilang sulit didapat, lantaran banyak lahan petani yang rusak akibat banjir beberapa waktu lalu.

“Saat ini pasokannya lebih sedikit, karena banyak dari kebun petani rusak akibat terendam banjir. Tahun lalu, pasokannya lumayan banyak,” jelasnya.

Dalam sehari, Didi mampu mengumpulkan pendapatan kotor antara Rp 400 Ribu hingga Rp 500 Ribu.

“Biasanya, kalau cuaca sedang panas-panasnya, Belungka Batu lebih cepat laku, mungkin banyak orang yang ingin membuat es buah saat buka puasa,” pungkasnya.

Nisa, salah seorang warga Jalan Pramuka Banjarmasin, mengaku sangat menyukai buah Belungka Batu ini sebagai salah satu menu berbuka.

“Buahnya memang tidak manis, namun teksturnya lembut serta rasanya segar bila dipadukan dengan sirup, krim kental manis dan es, sehingga jadi favorit kami sekeluarga untuk berbuka puasa di rumah,” imbuhnya. (opq/K-1)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya