Dinsos Balangan Bina Remaja Putus Sekolah

Paringin, KP – Dinas Sosial Kabupaten Balangan membentuk program pemberdayaan untuk anak remaja putus sekolah dan kelompok usaha bersama (KUB) guna meningkatkan dan mensejahterakan perekonomian masyarakat di Balangan.

“Belajar untuk mendapatkan peluang kerja dan usaha sudah harus dimulai sejak remaja,” kata Kepala Dinas Sosial Kabupaten Balangan Ribowo kepada awak media baru baru tadi.

Cara berpikir untuk berusaha dan maju, kata dia, tidak dimiliki semua remaja. Karena masih banyak remaja yang ingin menikmati masa muda dengan hal-hal yang disukai sesuai dengan usia mereka.

“Selain itu, banyak remaja belum siap turun ke lapangan usaha atau dunia kerja,” ujarnya.

Ribowo mengungkapkan, bahwa pihaknya akan membantu masyarakat dalam meningkatkan perekonomian dengan cara membentuk suatu kelompok usaha bersama yang akan dinaungi oleh Dinas Sosial Kabupaten Balangan

“Kami akan membantu masyarakat yang memiliki produksi dan memiliki kekurangan untuk keperluan menjalankan suatu usahanya dengan cara mengajukan proposal kepada Dinas Sosial, dan akan kami ajukan pada anggaran berikutnya,” kata Ribowo.

Berita Lainnya

Disdik Balangan Kembali Usulkan PTM

1 dari 489

Selanjutnya, pihaknya juga akan memberikan pembinaan kepada kelompok usaha bersama dengan cara memberikan edukasi serta sosialisasi bagaimana cara menjalankan usahanya tersebut.

Selain itu, ungkapnya, program untuk anak-anak remaja yang putus sekolah juga menjadi salah satu program dari dinas sosial dengan cara mengikutkan pelatihan ke Panti Sosial Bina Remaja (PSBR) yang ada di provinsi.

“Hal tersebut bertujuan agar anak-anak yang terlantar dalam artian putus sekolah dan tidak bekerja, agar tidak terjerumus dalam hal-hal negatif seperti narkoba. Maka kami ikutkan dalam pelatihan Panti Sosial Bina Remaja (PSBR),” ungkapnya.

Di sana, terang Ribowo, mereka akan dilatih selama enam bulan dan setelah pulang mereka akan mendapatkan permodalan berupa alat dari jurusan yang mereka ambil, contohnya seperti jurusan menjahit akan mendapatkan mesin jahit.

Menurutnya, program sosial tersebut bertujuan memberikan pembekalan bagi masa depan mereka. Supaya mereka siap ketika ada peluang kerja atau usaha.

“Ini juga merupakan upaya kita dalam mengurungi angka pengangguran dan mengentasan kemisikinan di daerah ini,” imbuhya. (srd/K-6)
 

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya