Kemenag Kalsel Sosialisasikan Batalnya Keberangkatan Haji

Banjarmasin, KP – Kementerian Agama RI mengeluarkan siaran pers, terkait skema haji 1442 H, yang telah diumumkan Pemerintah Kerajaan Arab Saudi.

Pengumuman itu memberitahukan bahwa, tahun ini ibadah haji hanya untuk warga negara Saudi dan warga asing (ekspatriat), yang saat ini tinggal di sana.

Hal tersebut dilakukan mengingat ancaman covid-19 yang belum reda, dengan mempertimbangkan keselamatan dan keamanan jemaah.

Dikonfirmasi Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), H Noor Fahmi mengatakan bahwa, melalui siaran pers tersebut menurutnya sudah jelas, bahwa jemaah haji Indonesia tahun ini batal berangkat.

“Sepertinya dengan adanya berita hari ini, hampir terjawab semua soal jemaah haji Indonesia 1442 H,” katanya.

Agar bisa diketahui dan dipahami oleh masyarakat, khususnya jemaah haji, Fahmi berencana secepatnya mensosialisasikan hal tersebut.

“Sesegeranya informasi tersebut akan kami sosialisasikan,” ujar Noor Fahmi, Minggu (12/06) siang.

Selain memberitahukan pengumuman dari Pemerintah Kerajaan Arab Saudi, siaran pers yang dikeluarkan oleh Kemenag RI juga berisi harapan.

Harapan tersebut ditujukan kepada seluruh masyarakat, agar dapat mengakhiri polemik atau munculnya informasi hoaks, selepas pengumuman pembatalan keberangkatan jemaah haji Indonesia pada 3 Juni lalu.

Berita Lainnya
1 dari 3.234

“Keputusan Saudi senapas dengan semangat Indonesia yang ingin menjaga keselamatan jamaah. Diharapkan masyarakat untuk patuh menjaga protokol kesehatan agar Covid segera tertangani sehingga jika tahun depan haji bisa dilaksanakan lagi kita sudah siap,” ujar Menteri Agama RI, Yaqut Cholil Qoumas di Jakarta.

Menag juga mengajak semua pihak untuk mengambil hikmah dari peristiwa ini, calon jemaah haji diharapkan tetap bersabar dan tawakal.

“Kita sekarang akan fokus pada persiapan penyelenggaraan haji 1443 H. Pemerintah Indonesia akan secara aktif dan lebih dini melakukan komunikasi dengan Pemerintah Saudi untuk mempersiapkan pelaksanaan haji jika tahun 2022 ibadah haji dibuka kembali,” jelas fahmi.

Ia menerangkan, pasca pengumuman pemerintah Arab Saudi bahwa skema haji 1442 H/2021 M hanya untuk warga negara Saudi dan warga asing (ekspatriat) yang saat ini tinggal di sana.

Karenanya Menag mengajak jajarannya untuk fokus pada persiapan penyelenggaraan haji 1443 H. Pemerintah Indonesia akan secara aktif dan lebih dini melakukan komunikasi dengan Pemerintah Saudi untuk mempersiapkan pelaksanaan haji jika tahun 2022 ibadah haji dibuka kembali.

Oleh karenanya Fahmi mengajak kepada masyarakat khususnya para jamaah haji agar selalu menjaga kondisi kesehatannya dengan mematuhi Protokol Kesehatan dalam pencegahan Covid 19.

“Salah satu upaya yang dapat dilakukan oleh para jamaah haji dalam rangka mendukung upaya pemerintah dalam mempersiapkan haji di tahun 1443 H adalah dengan cara disiplin menjaga kesehatan dan mematuhi protokol pencegahan covid 19,” katanya.

Menurutnya, sebagaimana diketahui bersama bahwa alasan pembatalan keberangkatan jemaah haji oleh Pemerintah Indonesia dengan keputusan Pemerintah Saudi mengumumkan haji hanya dibuka untuk domestik dan ekspatriat saja sama sama mempertimbangkan keselamatan dan keamanan jemaah dari ancaman Covid-19 yang belum reda.

“Lagi-lagi aspek keselamatan dan kesehatan jiwa jemaah yang jadi alasan utama,” katanya.

Fahmi menghimbau kepada semua masyarakat jemaah haji khususnya untuk bersama sama disiplin dalam mematuhi Protokol kesehatan agar pandemi Covid ini segera berakhir sehingga jika tahun depan haji bisa dilaksanakan lagi kita sudah siap.

“Kita semua mengharapkan dan berdoa agar masyarakat kita para jamaah haji khususnya diberikan kesehatan, umur panjang dan keselamatan dari Allah SWT sehingga ditahun akan datang bisa melaksanakan ibadah dengan aman dan nyaman,” pungkasnya. (Zak/KPO-1)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya