Geger Penemuan Mayat di Rumah Kontrakan

Banjarmasin KP – Warga Jalan Simpang Belitung RT 08 Banjarmasin Barat, telah digegerkan temuan mayat Usman (45), di dalam rumah kontrakannya di kawasan setempat, Kamis (15/7), sekitar pukul 07.30 WITA.

Karuan saja temuan jasad pedagang pisau dapur, membuat warga langsung berdatangan kelokasi dan melaporkan peristiwa temuan mayat ini ke Mapolsekta Banjarmasin Barat.

Tak lama menerima laporan tersebut sejumlah anggota Polsekta Banjarmasin Barat dan anggota Identifikasj Polresta Banjarmasin, langsung melakukan Olah Tempat Kejadian Pekara (TKP).

Saat itu anggota menemukan sejumlah obat sakit kepala. Lalu atas perintah kepolisian Tim Relawan langsung mengevakuasi korban ke Kamar Jenazah Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ulin Banjarmasin.

Dari keterangan Edy, salah seorang warga setempat, korban terakhir terlihat sekitar hari Sabtu lalu, korban sempat mengeluh sakit panas kurang lebih selama dua hari.

Berita Lainnya

Ketua KONI Tabalong Dituntut Lima Tahun

Jumat Berkah, Polsek Banteng Berbagi

1 dari 1.400

Sebelumnya Edy sempat ngobrol di depan rumah dengan korban. “Saya juga sempat menanyakan korban apakah sudah meminum obat, namun tak dijawab,” jelasnya.

Sebelumnya korban juga sempat ke luar rumah dengan sepedanya, namun saat pulang, korban menggunakan becak, lalu tidak lagi terlihat. “Korban mungkin dalam rumah saja,” katanya.

Sementara itu, Saidil Ashaf, anak pemilik rumah kontrakan yang datang, mengaku, dari kemarin melihat korban hanya rebahan saja. “Saya pun mencoba tuk membangunkan korban pagi itu,” katanya.

Namun dirinya kaget mendapati korban sudah mengeluarkan bau tak sedap dan saat dipegang tangannya ternyata dingin.

Ia juga mengatakan, belum mengetahui pasti korban berasal dari mana. “Katanya korban hanya tinggal sendiri di kontrakan,asalnya dari mana saya tidak tahu juga,” bebernya.

Kapolsekta Banjarmasin Barat, AKP Faisal Rahman SIk, melalui Kanit Reskrim, Ipda Ginting Hendra Agustian Ginting SE MM, saat dikonfirmasi membenarkan temuan mayat tersebut. “Untuk sementara korban meninggal akibat mengalami sakit. Namun kita masih mendalami soal kematian sebenarnya,” tukasnya. (fik/K-4)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya