Oksigen RS Terbatas, Ibnu : Cukup Jalani Isoman Jika Tak Sesak Nafas

Banjarmasin, KP – Melonjaknya kasus terkonfirmasi positif di Kota Banjarmasin membuat sejumlah rumah sakit kewalahan dalam menangani pasien Covid-19. Pasalnya dalam sehari (27/7) kemarin saja, tercatat sebanyak 120 tambahan kasus baru.

Kabar buruknya lagi, persediaan oksigen pada sejumlah rumah sakit di Banjarmasin saat ini terbatas. Bahkan, Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina menyebut beberapa rumah terpaksa menolak pasien.

“Tadi malam saya dengar juga banyak rumah sakit yang menolak pasien. Karena mau dimasukkan, tapi oksigen terbatas,” ucapnya saat ditemui awak media usai mengikuti apel persiapan PPKM Level IV di Balai Kota. Rabu (28/7) pagi.

Karena itu, Ibnu mengimbau pasien Covid-19 yang tak sesak napas atau hanya mengalami gejala ringan agar cukup menjalani isolasi mandiri. Tidak perlu dirujuk ke rumah sakit.

“Kalau bisa isolasi mandiri saja. Pastikan kalau tidak sesak nafas, itu tidak usah ke rumah sakit cukup di rumah saja,” imbaunya.

Lantas, bagaimana dengan kondisi stok oksigen di RSUD Sultan Suriansyah yang tak lain merupakan milik Pemkot Banjarmasin sendiri?

Berita Lainnya
1 dari 3.587

Saat dikonfirmasi, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Banjarmasin, Machli Riyadi mengklaim, hingga saat ini persediaan oksigen di rumah sakit plat merah tersebut masih aman.

Kendati demikian, ia mengakui, besar kemungkinan sisa persediaan yang ada ini bisa hanya mampu bertahan hingga malam nanti.

“Persediaan oksigen insyaa Allah aman, walaupun hanya sampai malam ini,” ucap Machli kepada awak media, Rabu (28/7).

Meski demikian, mantan Wadir Administrasi dan Keuangan RSJ Sambang Lihum itu memastikan, pihaknya sudah mengajukan tambahan pasokan oksigen sebanyak 100 tabung.

Karena itu, ia mengklaim stok oksigen di rumah sakit milik Pemkot Banjarmasin sampai sekarang masih aman. Dengan dua penyedia CV Utama Lestari dan Samator.

“Setiap hari itu datang saja. Sesuai dengan kebutuhan oksigen di rumah sakit Sultan Suriansyah, alhamdulillah tetap terpenuhi,” ujarnya.

Lebih jauh, Machli mengungkapkan saat ini pasien isolasi Covid-19 yang dirawat di RSUD Sultan Suriansyah Banjarmasin sebanyak 50 orang.

“Kita sudah menambah kapasitas penampungan pasien Covid-19 di rumah sakit di RSUD Sultan Suriansyah ini menjadi 125 bed,” pungkasnya. (Zak/KPO-1)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. TerimaSelengkapnya