Pemko Siapkan Satu M, Lanjutan Normalisasi Sungai

Banjarmasin, KP – Tak ingin lagi disebut loyo, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Banjarmasin, Doyo Pudjadi memastikan bahwa upaya normalisasi sungai di Kota Baiman ini pasti berlanjut.

Pria dengan sapaan Doyo itu menjelaskan, sebagaimana kesepakatan rapat pasca masa Tanggap Darurat Bencana Banjir pada bulan Maret lalu, kini normalisasi sungai ditangani oleh Dinas PUPR Kota Banjarmasin.

Ia mengaku sudah mengambil langkah-langkah strategis terkait upaya mengembalikan fungsi sungai tersebut. Seperti misalnya melakukan pergeseran anggaran dari biaya tak terduga atau BTT.

“Anggaran yang disediakan untuk normalisasi sungai tahun ini sebesar Rp1,2 miliar untuk Jalan Ahmad Yani. Dan di sebesar Rp400 juta untuk kawasan Jalan Veteran,” ungkapnya saat ditemui awak media di lobi gedung Balai Kota, Rabu (14/7).

Doyo memaparkan, untuk di kawasan Jalan Veteran, pihaknya bakal melakukan pengerukan dan penyiringan. Sedangkan di Jalan Ahmad Yani, dilakukan pengerukan sungai dan pembongkaran jembatan.

Jembatan yang dibongkar, adalah jembatan rendah yang menghubungkan ruas Jalan Ahmad Yani dengan kawasan pemukiman.

Sedangkan untuk jembatan rendah milik swasta dan milik pemerintah, menurutnya Pemko tak memiliki kewajiban untuk membongkar.

“Tapi ketika itu menyangkut kepentingan umum, yakni jalan masyarakat dan sebagainya itu menjadi kewajiban pemko,” jelasnya.

Berita Lainnya
1 dari 3.204

Kemudian, untuk pengerjaannya sendiri saat ini sudah dalam proses pelelangan. Ditargetkan, satu atau dua bulan ke depan, pengerjaan sudah bisa dimulai.

“Bila sudah selesai lelangnya, kami akan segera melakukan pembongkaran. Di kiri-kanan Jalan Ahmad Yani, ada 10 jembatan yang akan kami bongkar tahun ini. Untuk membuktikan, dan menunjukan bahwa konsistensi program normalisasi sungai tetap berlanjut,” tegasnya.

Doyo pun berharap. Ketika pembongkaran jembatan yang menghubungkan perkampungan dengan Jalan Ahmad Yani, itu dibongkar, ke depannya bisa mempengaruhi pihak swasta atau kantor untuk mengikuti.

“Alias bisa membongkar sendiri jembatan miliknya yang rendah, itu,” tambahnya.

Di sisi lain, pria yang juga menjabat sebagai Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setdako Banjarmasin itu juga membeberkan, bahwa pemko sudah berkomunikasi dengan BNPB Pusat terkait penanganan banjir di Kota Banjarmasin.

Menurutnya, BNPB Pusat akan membantu korban atau menangani risiko banjir yang terjadi di Kota Banjarmasin. Berkaca dari hal itu, Doyo pun berharap pihaknya dapat bantuan pendanaan untuk normalisasi sungai.

“Informasi yang kami dapatkan, dana bantuan dari BNPB itu cukup besar. Jika ini benar-benar terwujud, tentu akan menambah kekuatan giat normalisasi sungai yang dilakukan,” harapnya.

Terakhir, Doyo kembali menegaskan, setelah normalisasi sungai di kawasan Jalan Ahmad Yani dan Jalan Veteran selesai, normalisasi sungai juga akan menyasar tempat lain.

Tujuannya tidak lain adalah untuk menyambungkan satu sungai ke sungai lainnya agar bisa berfungsi dengan baik. “Untuk ini kami sudah koordinasi dengan pihak Balai Jalan dan Sungai untuk mengelola dan mengantisipasi sama-sama persoalan banjir. Kalau pengerjaan hanya dimaksimalkan di Ahmad Yani dan Veteran saja, saya rasa hasilnya tidak akan maksimal,” tutupnya. (Zak/K-3)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya