Ratusan Kasus Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak Ditangani Polda

68 kasus kekerasan terhadap perempuan dan 79 kasus kekerasan terhadap anak

BANJARMASIN, KP – Ratusan kasus kekerasan terhadap perempuan ditangani Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (Unit PPA), termasuk Unit PPA Subdit IV Direktorat Reserse Kriminal Umum (Dit Reskrimum) Polda Kalsel.

Ini kasus hingga pertengahan tahun 2021 yakni 68 kasus kekerasan terhadap perempuan dan 79 kasus kekerasan terhadap anak.

“Dari jumlah tersebut, kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) mendominasi yang ditangani di Tahun 2021. Ya ini KDRT paling banyak ada32 kasus,” kata Kabid Humas Polda Kalsel, Kombes Pol M Rifa’I, kepada wartawan, Jumat (13/8).

Selain KDRT, yaitu menyangkut penganiayaan sebanyak 23 kasus, pencabulan dan perkosaan masing-masing 5 kasus, persetubuhan 1 kasus dan lain-lain 2 kasus.

Dari perspektif waktu penanganan, jumlah kasus terbanyak terjadi pada Maret dengan 17 kasus, Februari 15 kasus, Mei 13 kasus, Juni 11 kasus lalu Januari dan April masing-masing 7 dan 5 kasus.

Sedangkan kasus kekerasan terhadap anak, didominasi pencabulan dan perkosaan masing-masing 19 kasus.

Diikuti persetubuhan 18 kasus, penganiayaan 14 kasus, pelarian anak 6 kasus, pengeroyokan 2 kasus dan perbuatan tidak menyenangkan 1 kasus.

Berita Lainnya
1 dari 1.493

“Kasus kekerasan terhadap anak di Tahun 2021 paling banyak terjadi di Januari yaitu 17 kasus, 15 kasus di Mei, 12 kasus masing-masing di Februari dan Maret lalu di Juni 9 kasus,” tambah Kabid Humas.

Melihat angka tersebut, nampak kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di Kalsel masih belum menurun.

Bahkan jika dibandingkan, jumlah kasus yang ditangani dalam setengah tahun 2021 sudah mencapai lebih dari 60 persen kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak yang ditangani sepanjang 2020 lalu.

Dimana kasus kekerasan terhadap perempuan yang ditangani tercatat sebanyak 94 dan kekerasan terhadap anak sebanyak 120 kasus.

Sedangkan dari jenis kasusnya, terlihat tren yang masih kurang lebih sama.

Pasalnya di 2020, kekerasan terhadap perempuan juga didominasi kasus KDRT sebanyak 36 kasus disusul penganiayaan 33 kasus.

Begitu pula kasus kekerasan terhadap anak yang ditangani pada 2020 didominasi perkosaan 55 kasus dan pencabulan 30 kasus.

Kombes Pol M Rifai mengingatkan, segala upaya harus dilakukan secara bersama tak hanya pada aspek penegakan hukum oleh Kepolisian.

“Tapi juga aspek edukasi yang konsisten kepada masyarakat oleh seluruh stakeholder tentang pentingnya perlindungan terhadap setiap individu masyarakat khususnya perempuan dan anak,” pungasnya. (K-2)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. TerimaSelengkapnya