Belasan Terduga Pelaku Tawuran Diamankan

Mereka yang diamankan ini rata-rata masih duduk di Sekolah Dasar

Banjarmasin, KP – Sebanyak 11 anak bawah umur terduga pelaku tawuran, kembali diamankan oleh anggota Polsekta Banjarmasin Tengah. Total sudah ada 14 terduga pelaku tawuran di kawasan Siring Tandean, yang diamankan.

Mereka yang diamankan ini rata-rata merupakan pelajar yang masih duduk di Sekolah Dasar, Sekolah Menengah Pertama (SMP), dan Sekolah Menengah Atas (SMA).

Hal inilah anggota Polsekta Banjarmasin Tengah, lebih giat lagi untuk melakukan penangkapan terhadap para pelaku tawuran di Jalan Piere Tendean maupun di Jalan Anang Adenansi Banjarmasin Tengah.

Hal ini dikatakan oleh Kapolsekta Banjarmasin Tengah, Kompol Susilo SIk didampingi Kanit Reskrim Iptu I Gusti Ngurah Utama Putra STrK, saat dikonfirmasi Senin (27/9)

“Bahwa kita akan melakukan pemanggilan terhadap para orang tua pelaku tawuran,” ujarnya.

Menurut dia, hal itu dilakukan supaya mereka sebagai orang tua lebih waspada lagi terhadap anak-anak mereka yang ikut dalam aksi tawuran ini.

Berita Lainnya

Penggelapan Mobil Diringkus Tim Gabungan

1 dari 1.553

“Mereka ikut dalam aksi tersebut berasal dari Pelambuan, Teluk Tiram, Pekauman dan Kelayan. Mereka ini telah terbukti bersatu melakukan tawuran,” jelasnya.

Ditambahkan Kompol Susilo SIk, pihaknya akan menempatkan sejumlah anggota untuk berjaga sebagai antisipasi terjadinya tawuran di kawasan Siring Tandean.

“Kita akan menaruh sejumlah anggota untuk menjaga keamanan supaya tak terulang lagi tawuran di tempat wisata yang banyak dikunjungi orang,” katanya.

Dimana dalam pemberitaan sebelumnya, anggota Polsekta Banjarmasin Tengah, mengamankan terlebih dulu sebanyak tiga orang. Lalu anggota mendapatkan pengakuan dari tiga orang ini untuk pengembangan ke pelaku lainnya.

Diketahui, tawuran antar kelompok remaja ini terjadi di kawasan siring Patung Bekantan atau perempatan Jalan Veteran dengan Jalan Kapten Piere Tanden depan kelenteng Soetji Nurani Banjarmasin Tengah.

Tawuran kelompok remaja itu tidak hanya dari remaja laki-laki tetapi juga perempuan. Dan dirasa sangat mengganggu pengguna jalan dan pedagang di kawasan tersebut.

Sebab remaja tawuran tersebut sebagian saling lempar batu batako dan adu pukul dengan balokan kayu yang dibawanya. Bahkan ada di antara pelaku tawuran yang membekali diri dengan senjata tajam.

Aksi tawuran kerap terjadi pada Minggu pagi atau sekitar pukul 10.00 sampai 11.00 WITA. (fik/K-4)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. TerimaSelengkapnya