SHGB Gedung BTC Masih Berproses

Pemko akan membuat kesepakatan atau akta perdamaian setelah proses rekomendasi Hak Guna Bangunan (HGB), lalu penandatangan kerja sama selama 30 tahun

BANJARMAISN, KP – Puluhan tahun mangkrak, gedung Banjarmasin Trade Center (BTC) di Jalan Pramuka kilometer enam, diprediksi bakal dilanjutkan penggunaannya.

Sebelumnya, bangunan gedung yang dibangun PT Govindo Utama, yang berada tepat di seberang Terminal Kilometer Enam, itu sempat berpolemik bahkan hingga berproses ke Mahkamah Agung (MA).

Namun belakangan, proses di MA pun diketahui sudah selesai. Dan MA memerintahkan agar Pemko Banjarmasin menerbitkan rekomendasi hak guna bangunan (HGB).

Dikonfirmasi terkait hal itu, Plt Asisten I Bidang Pemerintahan di Sekretariat Daerah Kota (Setdako) Banjarmasin, Dolly Syahbana membenarkannya.

Ia menjelaskan saat ini yang dilakukan pihaknya (Pemko Banjarmasin), hanyalah tinggal penyelesaiannya saja.

“Kami akan membuat kesepakatan atau akta perdamaian dahulu. Setelah itu kami proses rekomendasi Hak Guna Bangunan (HGB), lalu penandatangan kerja sama selama 30 tahun,” ungkapnya, Jumat (3/9) sore.

Bahkan dalam perjanjian kerja sama nantinya, pemko meminta agar bangunan BTC bisa dioperasionalkan. Tentunya, agar tak berlarut-larut dalam keadaan terbengkalai.

Kemudian, sesuai dengan perjanjian, gedung tersebut difungsikan sebagai pusat perdagangan. “Dari awal perjanjiannya memang seperti itu. Pusat perdagangan seperti apa, itu nanti ada dalam surat perjanjian kerja sama nantinya,” tambah Dolly.

Lantas, apa yang didapat oleh pemko nantinya apabila bangunan tersebut mulai beroperasi? Menurut Dolly, dalam Permendagri Nomor 19 tahun 2016, akan ada pendapatan yang diserahkan ke pemko tiap tahunnya.

“Kemudian, di lokasi bangunan itu setidaknya juga akan ada ruang publik atau tempat yang bisa digunakan oleh Pemko,” tutupnya.

Berita Lainnya
1 dari 3.592

Dolly Syahbana menambahkan bahwa kewajiban Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin kini hanya mengeluarkan sertifikat Hak Guna Bangunan (HGB).

“Kedepannya, tinggal pihak terkait yang membangun BTC (Banjarmasin Trade Center) yang mempergunakannya,” ucapnya saat dihubungi awak media melalui sambungan telepon, Jumat (3/9) sore.

Termasuk dengan mengurus persoalan lainnya. Seperti misalnya apabila pihak pembangun BTC ingin melakukan penertiban puluhan kios yang berada tepat di depan bangunan gedung.

“Kalau sudah dikerjasamakan itu adalah kewenangan pihak pembangun BTC. Tapi, pihak pembangun boleh meminta bantuan ke pihak Satpol PP untuk melakukan penertiban,” jelas Dolly.

Lebih lanjut, ujar Dolly, puluhan kios, yang digunakan sebagai loket tiket bus, maupun warung, sebenarnya sudah disediakan di kawasan terminal oleh pihak Pemerintah Provinsi Kalsel.

Namun, selama ini memang tak kunjung difungsikan.”Jadi, lahannya memang sudah disediakan,” tutupnya.

Di sisi lain, pada Jumat (3/9) siang, Kalimahtan Post mencoba mengunjungi gedung BTC itu. Kondisinya cukup memprihatinkan. Gedung dikelilingi semak belukar.

Cat bangunan pun sudah memudar. Di bagian teras depan, diletakkan banyak kandang berisi ayam, dan dijadikan sebagai garasi motor.

Rolling door bangunan gedung tampak diselubungi karat. Meski tampak dililit rantai gembok, salah satu bagian rolling door tampak terbuka. Menengok ke bagian atas gedung, sebagian kaca jendela-jendela yang terpasang pun tampak pecah.

“Setahu saya, bangunan itu memang tidak pernah dijaga. Karena memang tak ada isinya,” ucap Lati, salah satu warga setempat yabg berprofesi sebagai PKL.

Perempuan penghuni salah satu kios yang berada tepat di depan bangunan gedung BTC, itu juga menuturkan hal lain. Saking lamanya bangunan gedung tersebut tak difungsikan, dirinya kerap mendengar cerita horor yang berseliweran.

“Ada yang bercerita bahwa pernah melihat sosok perempuan berambut panjang. Ada pula yang pernah mendengar seperti bunyi lonceng dari dalam situ. Macam-macam. Kalau saya sih, selama di sini tak pernah mendengar atau melihat hal aneh dari bangunan itu,” tuntasnya. (Zak/K-3)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. TerimaSelengkapnya