Bambang Heri Purnama, Dinyatakan penuhi syarat Balon Ketum KONI 2021/2025

Tim Penjaringan dan Penyaringan, menyatakan Bambang Heri Purnama memenuhi syarat, sebagai balon (bakal calon) Ketua Umum KONI Kalsel 2021-2025

BANJARMASIN, KP – Bambang Heri Purnama dinyatakan memenuhi syarat, sebagai bakal calon (balon) Ketua Umum KONI (Komite Olahraga Nasional Indonesia) Kalsel periode 2021-2025.

Hal ini disampaikan langsung Ketua Tim Penjaringan dan Penyaringan bakal calon ketua umum KONI Kalsel, Sarmidi di Sekretariat KONI Kalsel Selasa (30/11/2021).

Bambang yang menjabat Ketua KONI Kalsel saat ini, dinyatakan lolos verifikasi administrasi dengan dukungan yang sah dari 12 KONI kab/kota dan 31 dukungan dari pengurus cabang olahraga (cabor).

“Setelah dilakukan verifikasi beliau (Bambang) kami nyatakan lolos seleksi dari tim penjaringan,” jelas Sarmidi yang didampingi anggota tim, H Fathulliansyah dan Farida Anisya.

Selanjutnya tim penjaringan akan mengantar berkas tersebut kepada panitia Musprov KONI se kab/kota, untuk menentukan apakah calon tunggal tersebut layak menjabat sebagai Ketua KONI Kalsel periode 2021-2025.

“Hasil akan diserahkan ke panitia Musprov KONI se Kabupaten/Kota, nanti dari mereka yang menentukan dipilih atau tidak,” kata Sarmidi.

Namun apabila dalam kesepakatan Musprov tidak memilih beliau (Bambang), dan memungkinkan ada calon lain maka bisa saja akan dilakukan penjaringan ulang, tambahnya.

Berita Lainnya
1 dari 560

“Kita dari Tim penjaringan bekerja sampai Musprov selesai,” sambungnya.

Selain Bambang dalam pendaftaran Balon Ketua KONI tersebut Rektor ULM Banjarmasin, Sutarto Hadi juga mencalonkan diri di detik detik terakhir pendaftaran.

Namun dari hasil verifikasi pihaknya, ujar Sarmidi tidak memenuhi persyaratan yang mewajibkan mengantongi surat dukungan resmi sekurang-kurangnya tiga suara dari KONI kabupaten/kota dan minimal suara dari 10 Cabor anggota KONI Kalsel termasuk fungsional.

Dimana dalam verifikasi tersebut Sutarto tidak didukung KONI kab/kota dan hanya satu KONI yang mendukung, namun ternyata ganda dan dianggap tidak sah yang juga memberikan dukungan terhadap Bambang Purnama.

Begitu pula dengan 11 Cabor yang mendukung Sutarto ada lima Cabor yang tidak memenuhi persyaratan. “Sehingga secara verifikasi administrasi tidak terpenuhi,” ucapnya.

Dalam kesempatan tersebut Sarmidi juga meminta agar panitia Musprov nantinya memperhatikan AD/ART dalam agenda pemilihan tersebut.

Sarmidi menekankan pada AD/ART tahun 2020 pada pasal 18 ayat 1-4 yang menyatakan tentang masa bakti kepengurusan KONI Provinsi Kalsel.

Kemudian meminta panitia Musprov memperhatikan UU RI nomor 3 tahun 2005 tentang sistem keolahragaan nasional yang tertulis di Bab VIII pasal 40-41, yang menyatakan bahwa kepengurusan KONI Kalsel harus terlepas dari pejabat struktural dan pejabat publik.

Selanjutnya terkait PP nomor 16 tentang penyelenggaraan olahraga tahun 2007 yang tertulis di Bab VI bagian ketiga pasal 56 ayat 1-4, yang menyatakan pengurus KONI dalam hal ini Ketua KONI untuk dipetimbangkan di peraturan tersebut. (nets/nfr/k-9)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
Berita Menarik Lainnya

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. TerimaSelengkapnya