Diminta Tak Bawa Tas Besar ke Gereja

Banjarmasin, KP – Pengurus Gereja Katedral Keluarga Kudus Banjarmasin meminta jemaatnya yang menjalani ibadah Natal untuk tidak membawa tas dengan ukuran besar ke dalam area gereja.

Wakil Ketua II DPD Paroki Katedral Banjarmasin, Andrian Darmawan menjelaskan, hal tersebut dilakukan guna memberikan rasa aman kepada setiap jemaat yang hadir untuk menjalankan ibadah Natal.

“Kalau ada warga yang masuk area gereja dengan memakai tas besar, mau tidak mau tas itu akan diperiksa oleh petugas keamanan di depan,” ucapnya saat ditemui awak media, Jumat (24/12) siang.

Bukan tanpa alasan, pengetatan berupa pemeriksaan barang bawaan itu sendiri dilakukan sebagai bentuk pencegahan terjadinya aksi teror yang belakangan menghantui warga Banjarmasin menjelang perayaan Natal di tahun 2021 ini.

Kendati demikian, Andri mengaku bahwa pengurus gereja tidak melarang para jemaat yang datang untuk membawa tas. Dengan catatan si pemilik tas harus mau dilakukan pemeriksaan oleh petugas keamanan gereja.

“Makanya kami sudah menghimbau kepada para jemaat lebih baik tidak membawa tas besar, untuk menghindari pemeriksaan petugas,” imbuhnya.

Untuk menjalankan pengamanan tersebut, pihaknya akan dibantu oleh aparat dari TNI-Polri kemudian dari organisasi masyarakat (ormas) Banser dan Orari.

Berita Lainnya
1 dari 1.525
loading...

“Mereka sudah mengutus personil untuk membantu menjaga keamanan di area gereja agar para jemaat bisa beribadah dengan nyaman,” ujarnya.

“Kuta berharap walaupun terjadi pengungkapan kasus terorisme di wilayah Kalimantan Selatan (Kalsel) dan Kalimantan Tengah (Kalteng) tidak berdampak pada ummat (Ktistiani) dalam menjalankan ibadah natal,” ungkapnya.

Andri menekankan, bahwa proses pemeriksaan secara ketat ini akan berlangsung selama proses ibadah Natal dijalankan.

“Selama peribadatan Natal, pemeriksaan ini akan terus dilakukan,” tandasnya.

Disisi lain, Kepala Gereja Katedral Banjarmasin, Pastor Ignasius Tari, menilai bahwa adanya ancaman aksi teror yang diungkap oleh jajaran Densus 88 Anti Teror Mabes Polri belum lama tadi, tidak akan mengganggu kegiatan ibadah.

“Karena setiap perayaan besar keagamaan seperti Natal dan Paskah selalu ada pengamanan dari TNI-Polri. Kita percayakan semuanya kepada aparat keamanan,” tukasnya.

Sehingga, Pastor Ignasius mengimbau agar seluruh jemaat yang berhadir dalam proses ibadah Natal kali ini agar tetap tenang dan khusyuk dalam menjalankan ibadahnya.

“Karena panitia sudah melakukan koordinasi dengan pihak keamanan. Sehingga kita tinggal menjalani ibadah dengan tenang dan tetap berdoa,” tuntasnya. (Zak/KPO-1)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
Berita Menarik Lainnya

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. TerimaSelengkapnya