Aktivis 98 dan Eks Demokrat, Boyke Novrizon Resmi Jabat Waketum Perindo

Banjarmasin, KP – Setelah sebelumnya kabar mantan penggiat antikorupsi yang sudah selama 12 tahun aktif di ICW, Tama S Langkun, kini dunia perpolitikan nasional kembali diguncang.

Pasalnya eks Politikus Partai Demokrat, Boyke Novrizon saat ini resmi bergabung dengan Partai Persatuan Indonesia (Perindo). Bahkan ia dikabarkan menduduki salah satu jabatan petinggi di partai besutan Hary Tanoesoedibjo tersebut.

Dalam keterangan persnya yang diterima Kalimantan Post, ia menjelaskan, bahwa bulatnya keputusan mantan Ketua Umum Angkatan Muda Demokrat (AMD) itu, karena visi kebangsaan dan perjuangan Partai Perindo untuk menyejahterakan rakyat yang sejalan dengan prinsip hidupnya berpolitik.

Ia membeberkan, dirinya menjalani pelantikan sebagai Wakil Ketua Umum (Waketum) Partai Perindo oleh Ketua Umum Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo di Kantor DPP Partai Perindo, Jl Diponegoro 29, Menteng, Jakarta, pada Jumat (8/4) kemarin siang

“Negara mau besar, negara mau bangkit, tentu rakyat harus sejahtera, bangsa sejahtera,” ungkapnya pada Kalimantan Post dalam keterangan persnya, Sabtu (9/4) pagi.

Selain kesamaan prinsip politik, Organisasi Front Pemuda Mahasiswa 98 itu mengatakan bahwa dirinya memiliki alasan lain yang menjadi daya tarik tersendiri.

Bahkan ia menilai, alasan yang ia pegang itu bukan hanya bagi dirinya, tetapi tokoh-tokoh lain yang juga banyak akan bergabung dengan Partai Perindo.

“Karena kami menganggap Pak Hary Tanoesoedibjo sangat concern dan firm mengenai persoalan ini, gagasan soal Politik Kebangsaan serta pembangunan ekonomi kerakyatan dan UMKM, mungkin Partai Perindo salah satunya yang sampai hari ini tetap fokus, selalu fokus untuk rakyat kecil,” papar Boyke.

Mantan aktivis 98 yang merupakan pendiri Kesatuan Aksi Mahasiswa Reformasi 98 itu berharap ke depan Partai Perindo bisa menjadi besar, menjadi partai parlemen.

loading...

“Kita ingin dengan bergabungnya saya di Perindo ini bisa berguna dan memberi manfaat untuk kebesaran partai,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Umum (Ketum) Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo menjelaskan, Boyke dikukuhkan sebagai Wakil Ketua Umum Partai Perindo Bidang Kajian Strategis Pembinaan Organisasi Sayap, termasuk Relawan dan hubungan organisasi non pemerintahan.

“Saya melihat Pak Boyke ini ‘kan petarung. Sudah di politik begitu lama kariernya, merupakan tokoh 1998, waktu reformasi. Banyak aktif di organisasi. Di partai politik sudah hampir 20 tahun, di Pemuda, juga di DPP partainya dengan keterlibatan aktivitas yang beragam dan juga mengenal dan dikenal oleh banyak orang,” ungkapnya.

Kehadiran Boyke, kata Hary, bisa membawa angin segar di bidangnya, supaya Partai Perindo bisa menjadi partai besar di 2024 mendatang.

Menurut Hary, setelah dilantik, Boyke bertugas untuk membina seluruh sayap Partai Perindo, memastikan memiliki jaringan nasional, kegiatannya jelas dan berdampak positif di dalam membangun Partai Perindo.

Selain itu, Boyke akan membangun relawan-relawan perjuangan partai dan sayap baru, termasuk terkait kedekatannya dengan banyak ulama, maka akan memperkuat jaringan ulama dengan membuat majelis-majelis kegiatan agama.

Disamping itu, ia kembali membeberkan bahwa ke depan akan semakin banyak tokoh-tokoh yang akan bergabung dengan Partai Perindo.

“Partai Perindo itu inklusif, partai untuk semua yang mau berjuang bersama-sama untuk kesejahteraan Indonesia,” pungkasnya. (Kin/KPO-1)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. TerimaSelengkapnya