Marabahan, KP – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Barito Kuala (Batola) tutup program ibu hamil sehat periode 2021. Bupati Hj. Noormiliyani AS berhadir menutup acara sekaligus tasmiyah anak para peserta program, baru- baru ini.
Program ibu hamil sehat periode 2021 sebelumnya dimulai pada Oktober 2021. Para peserta yang terdiri dari 20 orang yang masuk kategori mustahiq terdiri dari warga Kecamatan Marabahan, Barambai, Cerbon, dan Bakumpai yang masing-masing berjumlah 5 orang.
Berlangsung di Aula Selidah kantor Bupati Batola. Bupati menyampaikan sambutan dihadapan para peserta program dan undangan.
“Atas nama masyarakat dan pemerintah Kabupaten Batola saya mengucapkan terimakasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Baznas Batola atas terselenggaranya program ini,” ungkap Bupati.
Menurutnya, program ibu hamil sehat dari Baznas yang di berikan kepada masyarakat kategori mustahiq ini memberikan kebahagian tersendiri bagi para ibu-ibu yang mengandung dan melahirka buah hatinya dengan sehat dan selamat.
“Sangat penting bagi ibu hamil untuk menjaga kesehatan dirinya selama 9 bulan. Hal ini bisa terwujud tentunya jika menerapkan pola hidup sehat,” ungkap Bupati.
Tambahnya, program Baznas ini selaras dengan program Pemerintah Kabupaten (Pemkab) dalam upaya pelaksanaan percepatan penurunan stunting.
“Kondisi ketidak cukupan gizi anak bisa dimulai saat berada dalam kandungan. Hal ini terkait asupan gizi ibu yang selanjutnya berdampak apda nutrisi janin yang kurang,” tambah Bupati wanita pertama di Kalsel ini.
Bupati yang baru saja menerima anugrah pemimpin pedulipeduli pengembangan TK/TPA ini juga menjelaskan bahwa dalam upaya pemenuhan gizi ibu dari masa pra hamil, kehamilan dan saat menyusui, Pemkab Batola telah memiliki program prioritas pemberian makanan tambahan ibu hamil dan anak balita ( Permata Bunda).
“Bukan hanya pemenuhan gizi, namun juga dilaksanakan program-program kesehatan rutin pelayanan dasar, ” terangnya.
Program tersebut seperti pemberian tablet tambah darah, imunisasi, pemberian ASI eklusif, PHBS dll. Selanjutnya Bupati berharap semua pihak dapat bersinergi demi meningkatkan kulitas sumber daya manusia di Batola.
Ketua panitia pelaksana Hazrul Aswad menyebut bahwa para peserta ini telah melakukan perjanjian kerjasama dengan Baznas dimana selama 6 bulan bersedia memenuhi gizi sejak hamil, memberi ASI eklusif dengan Mpasi sehat, terus memantau tumbuh kembang anak, serta terus menjaga kebersihan lingkungan.
“Pembiayaan berasal dari Baznas Provinsi Kalsel ditambah dana pendukung berasal dari Baznas Batola,” terangnya sekaligus menyampaikan bahwa kegiatan di lapangan dibackup dari dinas kesehatan.
Ketua Baznas Provinsi Kalimantan Selatan Irhamsyah Sapari yang juga turut berhadir menyampaikan ucapan terimakasihnya atas dukungan masyarakat Batola, Pemkab Batola dan seluruh pihak sehingga pengumpulan dana untuk program-progran Baznas dapat terkumpul.
Selanjutnya, Bupati menyerahkan secara simbolis 300 paket sembako untuk mustahiq di Batola. Serta paket bahan makanan untuk ibu hamil dan yang sudah melahirkan. Terakhir Bupati tasmiyah 15 orang anak yang ikut program ini. (ang/K-6)















