Palangka, KP – Wakil Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) H. Edy Pratowo mengemukakan Kalteng mulai tahun ini mulai membangun Balai Pelestariab Budaya.
Wagub megemukakan itu saat menerima kunjungan sekretaris Balai Pelestarian Cagar Budaya Provinsi Kalimantan Timur Budi Istiawan, dan Kepala Balai Pelestarian Nilai Budaya Provinsi Kalimantan Barat Hendraswati, di ruang kerja Wagub, Kamis (21/4) pekan tadi.
Kunjungan tersebut dalam rangka audiensi pembentukan Balai baru yaitu Balai Pelestarian Kebudayaan. Pembentukan Balai ini telah disetujui oleh Kementerian PAN dan RB pada bulan Maret lalu.
Hendraswati menyebutkan Balai Pelestarian Kebudayaan ini merupakan penggabungan dari Balai Pelestarian Cagar Budaya dan Balai Pelestarian Nilai Budaya yang ada. Lebih lanjut Hendraswati menjelaskan bahwa Untuk di Kalimantan ini nantinya ada tiga Balai yang berdiri dari ; Balai Pelestarian Kebudayaan Kalimantan Barat mencakup Provinsi Kalimantan Barat, Balai Pelestarian Kebudayaan Kalimantan Timur, mencakup Provinsi Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara, dan Balai Pelestarian Kalimantan Tengah mencakup Provinsi Kalteng dan Kalimantan Selatan.
Khusus Balai Pelestarian Kalimantan Tengah akan dibangun tahun ini, dengan demikian diharapkan dengan berdirinya Balai tersebut, “terkait urusan pelestarian budaya akan lebih fokus tertangani”, terangnya.
Wakil Gubernur Edy Pratowo yang didampingi Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Hj. Adiah Chandra Sari, menyambut gembira dan sangat mendukung terbentuknya Balai Pelestarian Kebudayaan Kalteng.
Edy Pratowo menyatakan langkah membangun balai dimaksud sangat baik mengingat Kalimantan Tengah memiliki potensi Objek yang Diduga Cagar Budaya (ODCB) cukup banyak dan tersebar di kabupaten dan kota, yg tentunya sangat membutuhkan perhatian dan penanganan secara terpadu antara pemerintah pusat dan daerah.
Ditegaskan lagi pendirian Balai tersebut sangat strategis, karena ke depannya dengan berdirinya Balai ini, nantinya akan membutuhkan sumber daya manusia dari berbagai disiplin ilmu secara tidak langsung juga memberikan kesempatan atau peluang bagi generasi muda Kalteng. Kalteng pun sangat potensial mengingat Kalimantan Tengah merupakan provinsi penyangga dan beririsan langsung dengan IKN.
Ia mengatakan “ini lngkah maju dalam pelestarian budaya yang merupakan kearifan lokal kita.
Di tempat yang sama Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwista Hj. Adiah Chandra yang ditemui tim media usai pertemuan menyatakan harapannya, agar pembangunan Balai tersebut berjalan dengan baik dan sesuai dengan harapan.
“Agar pembentukan Balai ini berjalan lancar tentunya harus tetap ada koordinasi antara pemerintah pusat dan provinsi yang dalam hal ini melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Kalimantan Tengah’ ujar Diah. (drt/k-10)















