Banjarmasin,KP – Ketua Yayasan Lembaga Perlindungan Konsumen Indonesia (YLKI) Kalsel Dr Fauzan Ramon SH MH meminta agar pemerintah secepatnya mengatasi masalah kelangkaan solar.
Menurut Fauzan Ramon kepada {KP} Kamis (31/3)2022) kelangkaan solar yang terjadi di sejumlah daerah di Kalsel dan hampir seluruh daerah di Indonesia saat ini dikhawatirkan akan berdampak pada kenaikan harga barang dan bahan pokok menjelang bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri tahun ini.
Masalahnya karena distribusi logistik mengalami hambatan. Keterlambatan itu terjadi ujarnya karena kendaraan pengangkut logistik harus mengantri berjam-jam bahkan hingga berhari-hari untuk mendapatkan solar bersubsidi.
“Sementara kebutuhan masyarakat pada bukan ramadhan hingga Hari Raya Idul Fitri biasanya meningkat,” ujar Fauzan Ramon yang juga Wakil Ketua Badan Penyelesaikan Sengketa Konsumen (BPSK) Kalsel ini.
Ia menyebut kelangkaan bahan bakar solar hingga menyebabkan distribusi terlambat dipastikan akan terjadi disparitas harga berbagai kebutuhan nantinya.
“Karena itu pemerintah harus cepat mengatasi masalah ini. Sebab bila tidak masyarakat akan semakin menjerit ditengah kelangkaan dan melonjaknya harga minyak goreng saat ini,, ” kata Fauzan Ramon yang dikenal juga sebagai pengacara/ penasehat hukum ini.
Lebih jauh ia menilai, kelangkaan solar terjadi karena kuota bahan bakar bersubsidi itu pada tahun 2022 ini lebih kecil l dibanding tahun lalu, sedangkan kebutuhan meningkat akibat perekonomian.
Kelangkaan lanjutnya, juga tidak menutup kemungkinan dalam distribusinya di lapangan disalahgunakan atau diselewengkan.
Padahal dari informasi. yang saya terima Pertamina telah mendistribusikan solar bersubsidi hingga melebihi 10% dari kuota bulanan yang ditetapkan pemerintah,” tutup Fauzan Ramon. (nid/K-3)















