Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Banjarmasin

Proyek Jalan Sulawesi Tutup Akses Bongkar Masuk Pasar Lama

×

Proyek Jalan Sulawesi Tutup Akses Bongkar Masuk Pasar Lama

Sebarkan artikel ini
Hal 9 4 KLm Tutup Akses Masuk Pasar
TUTUP AKSES JALAN- Inilah akses jalan yang tertutup akibat bongkaran Ruko di kawasan Pasar Lama Banjarmasin untuk pembuatan akses masuk ke Pasar Lama. (KP/Zakiri)

Kendati bisa dilintasi dua arah, untuk kendaraan jenis truk, tidak diperkenankan melintasi jembatan tersebut

BANJARMASIN, KP – Mulai Selasa (19/07) pagi tadi, akses atau jalan masuk menuju Pasar Lama yang ada di seberang Antasan Kecil Barat (AKB) atau Kampung Arab ditutup.

Kalimantan Post

Kepala Bidang Jembatan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Banjarmasin, Dedy Hamdhani menjelaskan saat ini pihak kontraktor sedang menyiapkan lahan untuk mempersiapkan jalur alternatif.

Seperti diketahui, Jembatan Sulawesi II yang lama, akan ditutup pada tanggal 27 Juli hingga 31 Desember mendatang.

Sebagai gantinya atau selama pengerjaan jembatan berlangsung, Jembatan Sulawesi I bakal dilintasi dua arah.

Baik pengendara yang dari arah Kelurahan Pasar Lama menuju arah Kelurahan Sungai Jingah atau pun sebaliknya.

Namun, kendati bisa dilintasi dua arah, Dedy menyampaikan bahwa untuk kendaraan jenis truk, tidak diperkenankan melintasi jembatan tersebut.

Lantas, bagaimana dengan akses jalan warga sekitar?

Misalnya, dari Jalan Masjid Jami yang hendak ke kawasan Jalan Antasan Kecil Timur (AKT). Atau bagi warga yang dari atau hendak menuju ke kawasan Pasar Lama.

Menjawab hal itu, Dedy menjelaskan, itulah salah satu jalan alternatif yang disediakan. Dan menurutnya, saat ini, jalan alternatif itu dalam tahap proses pengerjaan.

“Nantinya, jalan alternatif itu hanya bisa dilalui kendaraan roda dua dan mobil angkutan kecil khusus pikap saja,” jelasnya.

Dari hasil pantauan di lapangan, prosesnya memang sedang berlangsung. Sejumlah bangunan beton di pinggir kawasan proyek jembatan tampak sudah dibongkar menggunakan mesin excavator.

Rencananya, setelah bangunan beton itu dibersihkan, di sana akan dibuatkan akses masuk pasar, jalan yang sebelumnya digunakan warga akan ditutup total untuk pembangunan.

Baca Juga :  Warga RT 4 Sungai Lulut Banjarmasin Antusias Ikuti Jalan Santai Peringati HUT RI ke-81

“Jalan masuk pasar ada pergeseran. Jalan utama sebelumnya, kami tutup karena termasuk dalam area pengerjaan pemancangan tiang konstruksi. Berbahaya kalau itu dilalui pengendara,” tambah Dedy.

Disinggung terkait bagaimana desain Jembatan Sulawesi II yang baru, menurut Dedy bentuknya tidak jauh berbeda dengan Jembatan Sulawesi I yang berada tepat di sampingnya.

“Bedanya, hanya lebih panjang saja. Kemudian, tiang jembatan yang dipancang, tidak berada di atas sungai. Tapi, berada di pinggir sungai,” tutupnya.

Sementara itu, seiring dengan adanya proyek pembangunan jembatan, Dishub Banjarmasin mengimbau agar warga sebaiknya menghindari ruas jalan kawasan tersebut.

“Khususnya, pada jam-jam sibuk. Sebaiknya cari jalan alternatif lain. Agar tidak terjebak kemacetan,” ucapnya Kepala Bidang Lalu Lintas di Dishub Banjarmasin, Febpry Ghara Utama.

Kendati demikian, Febpry mengatakan bahwa pihaknya sudah menyiapkan rekayasa lalu lintas untuk kawasan tersebut. Simulasinya, akan digelar sebelum kawasan itu benar-benar ditutup.

“Saat penutupan nantinya juga akan ada personel dishub yang berjaga dan mengatur arus lalu lintas di kawasan itu,” pungkasnya.

Diketahui sebelumnya, proyek pembangunan Jembatan Sulawesi 2 mulai digarap tahun ini, dan akses Jembatan Sulawesi 2 yang lama akan ditutup mulai tanggal 27 sampai dengan 31 Desember mendatang.

Berdasarkan nilai kontraknya, anggaran yang dikucurkan sebesar lebih dari Rp15 miliar. Jembatan yang menghubungkan Kelurahan Pasar Lama dan Kelurahan Sungai Jingah, itu ditarget rampung selama 180 hari berdasarkan kalender. (Kin/K-3)

Iklan
Iklan