Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Kalteng

Kenalkan Adat Budaya Dayak ke Pelajar, Disbudpar Gelar Belajar Bersama

×

Kenalkan Adat Budaya Dayak ke Pelajar, Disbudpar Gelar Belajar Bersama

Sebarkan artikel ini
15 kalteng4 4
Staf Ahli (Sahli) Gubernur Kalteng Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan Yuas Elko membuka kegiatan Belajar Bersama di Museum Balanga (BBM), Selasa (20/9/2022). (kp/ist)

Palangka Raya, KP – Kenalkan adat dan budaya Dayak, Pemerintah Kalteng melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) menggelar kegiatan Belajar Bersama di Museum Balanga (BBM), Selasa (20/9).

Mewakili Sekda, kegiatan dibuka oleh Staf Ahli (Sahli) Gubernur Kalteng Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan Yuas Elko dilaksanakab di Aula UPT. Museum Balanga Palangka Raya

Kalimantan Post

Yuas Elko menyatakan museum merupakan cerminan kepribadian bangsa sebagai bentuk ketahanan nasional yang menunjukkan wawasan nusantara yang dimiliki. Museum sebagai media yang universal untuk pelestarian warisan budaya, wahana pembelajaran masyarakat, serta objek wisata yang edukatif, perlu didorong agar menjadi dinamis serta dapat melayani masyarakat dengan memadai.

“Dengan adanya program Belajar Bersama di Museum ini diharapkan dapat mengubah citra dan wajah museum menjadi lebih menarik dan lebih prima, sehingga dapat turut meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan dalam dan luar negeri,” kata Yuas Elko.

Upaya-upaya pengembangan kepariwisataan dan kebudayaan, tambahnya, bukan hanya tugas Pemerintah saja, namun juga merupakan tugas yang harus diemban bersama Pemerintah, stakeholders serta masyakarat umum.

Dengan diadakannya Belajar Bersama di Museum ini, masyarakat Kalimantan Tengah diharapkan mampu meningkatkan kecintaan terhadap museum sebagai pusat informasi daerah, sekaligus tempat rekreasi dan edukasi.

Kadisbudpar Hj. Adiah Chandra Sari mengemukakan kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan kembali adat istiadat suku Dayak dan alat-alat tradisional suku Dayak khususnya di Kalteng, untuk memperkaya pengetahuan sejarah dan budaya bagi generasi muda.

“Dengan pengetahuan tersebut diharapkan dapat memperkuat identitas kedaerahan dan sebagai bagian dari identitas nasional,” tutur Adiah.

Kegiatan dihadiri Kepala Perangkat Daerah lingkup Pemprov Kalteng, Kepala Perangkat Daerah lingkup Pemerintah Kota Palangka Raya, para narasumber, Kepala Sekolah, Pejabat Eselon III dan IV lingkup Disbudpar Kalteng, guru-guru pendamping, para pelajar SLTA/sederajat, serta undangan lainnya. (drt/k-10)

Baca Juga :  BPK Ingatkan Pemerintah Kalteng Perbaiki Tata Kelola Keuangan Daerah.
Iklan
Iklan