Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Banjarmasin

Seorang Kakek Terlantar di Emperan Jalan

×

Seorang Kakek Terlantar di Emperan Jalan

Sebarkan artikel ini
Hal 9 3 Klm Kakeh Tua
TERLANTAR - Kakek Pakde Anto yang hidup sebatang kara terlantar dengan penuh luka lebam di wajahnya. (KP/Zakiri)

Banjarmasin, KP – Baru-baru ini media sosial (medsos) tengah diramaikan dengan adanya postingan video dari salah seorang warga yang memperlihatkan kondisi seorang kakek tua di Banjarmasin yang sangat memprihatinkan.

Unggahan video yang diunggah oleh akun instagram @anggaryanputraa itu memperlihatkan seorang kakek renta yang berbaring di tepi jalan Cempaka Raya.

Kalimantan Post

Menurutnya, kakek tersebut sudah beberapa hari terakhir tinggal hidup sebatang kara. Bahkan kakek menderita sakit dan terbaring lemah di emperan jalan Cempaka Raya, Blok 3.

Bahkan di wajah pria yang diperkirakan berusia 70 tahun itu, tampak terlihat luka memar dan lebam akibat pukulan.Alhasil, warga sekitar pun turut prihatin dan membantu beliau, dengan memberikan makanan atau minuman.

Salah satu warga sekitar, suhermansyah mengatakan, warga secara bersama-sama membuatkan atap dengan bahan seasanya di tempatnya terbaring dari terpal, agar tidak kepanasan dan kehujanan.

“Sepertinya beliau habis dipukuli orang. Sudah sekitar dua minggu kondisi beliau seperti ini,” ucapnya saat ditemui awak media Selasa (13/09) siang.

Ia mengungkapkan, warga setempat sudah membawa Pakde Anto ke rumah sakit. Saat itu, kondisinya sangat memprihatinkan.

“Sempat kita bawa ke Rumah Sakit TPT dan dirawat sekitar empat hari. Saat itu kondisinya sudah berdarah. Lalu kembali lagi, katanya sudah sehat,” ungkapnya.

Ia menerangkan, sebenarnya warga tersebut sudah puluhan tahun berada di kawasan Cempaka Raya. Merantau dari daerah asalnya pulau Jawa.

Berdasarkan informasi yang didapatnya, kakek yang biasanya dipanggil dengan nama Pakde Anto itu sehari-harinya menjadi juru parkir di salah satu ritel di kawasan itu, dan terkadang juga numpang tidur di halamannya.

“Beliau tidak pernah bikin masalah di daerah sini. Jika dikasih uang juga selalu ditolak. Jadi warga memberi makanan, minuman dan obat-obatan,” ungkapnya.

Baca Juga :  Mengatasi Penyakit Ispa, Polsek Banjarmasin Selatan, Membagikan Masker

Kabar inipun sebelumnya tidak diketahui oleh Dinas Sosial (Dinsos) Banjarmasin. Namun setelah mendapat informasi dari awak media, Tim Reaksi Cepat (TRC) dari Dinsos ke lokasi menjemput warga bersangkutan.

“Kita bersama Dinas Kesehatan (Dinkes) Banjarmasin membawa ke RSUD Sultan Suriansyah untuk diperiksa kesehatannya,” ucap Dolly Syahbana, Kepala Dinsos Banjarmasin, saat dikonfirmasi.

Selanjutnya, pihaknya akan melakukan asesmen terhadap warga bersangkutan. Apakah ada memiliki sanak keluarga atau terlantar.

“Kalau terlantar (Keluarga tunggal) akan kita rawat sampai sembuh dan kita koordinasi dengan Provinsi untuk penempatan di panti sosial lansia,” pungkasnya.

“Tapi apabila ada keluarganya akan kita koordinasi dengan Dinsos setempat asal yang bersangkutan, bahkan sampai pengantarannya,” tutup Dolly. (Kin/K-3)

Iklan
Iklan