BANJARMASIN, Kalimantanpost.com – Hiu Putih FC yang merupakan tim Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Selatan dengan membantai Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Provinsi Kalsel 6-1 pada pertandingan semifinal Gubernur Cup 2026 Mini Soccer Open Tournament di Lapangan Mini Soccer SKB Banjarmasin, Sabtu (29/8/2026).
Berkat kemenangan itu, Hiu Putih melaju ke final dan akan menghadapi RSUD Ulin FC.
Sejak pertandingan dimulai, Hiu Putih FC langsung bermain agresif dan berusaha menekan pertahanan lawan. Tekanan tersebut membuahkan hasil cepat pada menit ke-5. Salman berhasil mencetak gol untuk membawa Hiu Putih FC unggul 1-0.
Setelah unggul 1-0 Hiu Putih FC semakin agresif dan permainan kedua tim semakin keras, akantetapi Hiu Putih FC kembali menunjukkan ketajamannya. Pada menit ke-13, Syafruddin membawa Hiu Putih FC unggul 2-0.
Dinas Perpustakaan dan Kearsipan tidak tinggal diam. Mereka mencoba keluar dari tekanan dan membangun serangan untuk menyamakan kedudukan.
Usaha tersebut akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-19. Abu Manan sukses mencetak gol dan memperkecil ketertinggalan skor menjadi 2-1
Setelah merasa ditekanan, permainan Hiu Putih FC semakin percaya diri dan semakin kompak, Salman kembali menjadi momok bagi pertahanan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan. Ia mencetak gol pada menit ke-23 dan 25 untuk membawa Hiu Putih FC menjauh 4-1.
Tidak berhenti sampai di sana, Salman kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-29. Gol tersebut melengkapi quattrick Salman sekaligus membuat Hiu Putih FC unggul 5-1.
Hanya berselang satu menit, M Yaumil Azhim menambah keunggulan Hiu Putih FC pada menit ke-30. Skor berubah menjadi 6-1.
Keunggulan tersebut bertahan hingga pertandingan berakhir. Hiu Putih FC pun memastikan kemenangan telak 6-1 dan berhak melaju ke partai final.
Pelatih Hiu Putih FC, Alfi Sahrin, bersyukur atas kemenangan sekaligus keselamatan tim sepanjang turnamen. Menurutnya, hasil tersebut merupakan buah kerja keras para pemain serta dukungan penuh dari Kepala DKP Kalsel, sekretaris, dan seluruh jajaran.
Alfi juga menyebut keberhasilan Hiu Putih FC tidak terlepas dari adanya liga internal DKP Kalsel yang menjadi wadah untuk menemukan pemain-pemain berbakat dan potensial.
“Alhamdulillah kami diberikan kemenangan dan keselamatan. Ini buah kerja keras pemain dan dukungan pimpinan serta jajaran DKP Kalsel. Liga internal juga menjadi tempat kami menemukan bibit-bibit unggul,” ujar Alfi.
Menghadapi final, Alfi mengaku sudah menyiapkan strategi khusus. Namun, ia memilih menyimpan strategi tersebut sebagai rahasia tim agar para pemain tetap fokus dan menikmati keberhasilan lolos ke partai puncak.
Sementara itu, Salman, yang tampil sebagai Man of the Match, mengaku belum puas dengan penampilannya meski berhasil mencetak tiga gol dalam laga semifinal.
Ia mengatakan masih ada satu pertandingan penting yang harus dihadapi dan bertekad kembali mencetak gol untuk membantu Hiu Putih FC sekaligus mengejar gelar top skor turnamen.
“Saya masih belum puas karena masih ada final. Saya akan berusaha mencetak gol lagi dan mengejar top skor,” ujar Salman.
Manajer Hiu Putih FC, Deddy, menambahkan bahwa kekompakan tim tidak terbentuk secara instan. Hiu Putih FC rutin menggelar latihan setiap minggu, termasuk membangun komunikasi, kekompakan, serta penerapan strategi permainan.
Menurut dia, dukungan pimpinan DKP Kalsel, khususnya Kepala Dinas Rusdi dan Sekretaris Dinas Nadia, juga menjadi faktor penting dalam pembinaan pemain melalui latihan rutin dan liga internal.
“Kami rutin latihan setiap minggu, sehingga kekompakan dan strategi sudah terbentuk. Dukungan pimpinan juga luar biasa, sehingga kami bisa mengumpulkan pemain-pemain berbakat di dinas,” ungkap Deddy.
Langkah Hiu Putih FC menuju final juga tidak lepas dari penampilan solid mereka di babak perempat final. Sebelumnya, Hiu Putih FC berhasil mengalahkan Biro Umum FC dengan skor 2-0.
Kini, Hiu Putih FC akan menghadapi RSUD Ulin FC di partai final. RSUD Ulin FC memastikan tiket final setelah mengalahkan RSJ Sambang Lihum dengan skor 4-1.
Duel Hiu Putih FC kontra RSUD Ulin FC dipastikan menjadi laga puncak yang menarik, mempertemukan dua tim yang sama-sama tampil impresif sepanjang fase gugur. (fkh/KPO-3)















