Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Ekonomi

Imam Suprastowo Edukasi Pentingnya Cadangan Pangan

×

Imam Suprastowo Edukasi Pentingnya Cadangan Pangan

Sebarkan artikel ini
8 3klm pangan
CADANGAN PANGAN – Ketua Komisi II DPRD Kalsel, Imam Suprastowo mengingatkan masyarakat pentingnya penyiapkan cadangan pangan, terutama pada saat terjadi bencana, di Desa Panggung, Kecamatan Pelaihari. (KP/Istimewa)

Pelaihari, KP – Ketua Komisi II DPRD Kalsel, Imam Suprastowo gencar mengedukasi masyarakat tentang pentingnya cadangan pangan bagi kelangsungan kehidupan.

“Jadi cadangan pangan ini perlu menjadi perhatian masyarakat,” kata Imam Suprastowo, usai melakukan Sosialisasi Perda Nomor 12 tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Cadangan Pangan Daerah, di Desa Panggung, Kecamatan Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut, belum lama ini.

Kalimantan Post

Imam Suprastowo menjelaskan, tujuan disosiallisasikannya Perda tersebut, adalah agar dapat membangun kesadaran bersama mencegah atau menanggulangi jika sewaktu-waktu terjadi kelangkaan pangan.

“Kita perlu memberikan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya cadangan pangan yang harus dilakukan masyarakat, di samping yang disediakan pemerintah,” ungkap politisi Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan.

Ditambahkan, bahwa cadangan pangan oleh pemerintah terbatas, yakni hanya mencukupi dua puluh persen dari kebutuhan.

“Jadi masyarakat pun harus pula mempersiapkan cadangan pangannya sendiri,” ujar Imam Suprastowo.

Lebih lanjut Imam Suprastowo mengharapkan agar apa yang didapatkan pada sosialisasi kali ini mampu disampaikan lagi kepada orang terdekat khususnya keluarga di rumah.

Sementara itu, Kepala Desa Panggung, Hidayat Noor mengungkapkan terimakasih atas kehadiran wakil rakyat dari provinsi ini, terutama menyadarkan pentingnya menyiapkan cadangan pangan.

“Semoga setelah kegiatan ini, muncul kesadaran di tengah masyarakat menyangkut cadangan pangan,” kata Hidayat.

Hidayat menambahkan, semoga masyarakat paham dan mengerti, sehingga nanti ketika terjadi kelangkaan pangan, masyarakat tidak saling menyalahkan dan melempar tanggung jawab.

Ia juga mengharapkan agar aspirasi yang disampaikan masyarakat para peserta sosialisasi penyebarluasan perda ini bisa dibawa ke ‘Rumah Banjar’.

“Jadi apa yang diinginkan masyarakat bisa tercapai di kemudian hari,” tambahnya. (lyn/K-1)

Baca Juga :  Gangguan Layanan TelkomGroup Terjadi di Kotabaru, Serat Optik Kabel Laut Putus
Iklan
Iklan