BANJARMASIN, KP – Tim Pendamping Monitoring Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Banjarmasin, melaksanakan monitoring ke Sekretariat Persatuan Wanita Olahraga Seluruh Indonesia (Perwosi), Sabtu (27/5/2023).
Monitoring disaksikan Ketua KONI Kota Banjarmasin, H Hermansyah, Sekretaris KONI Kota Arif Rahman Hakim (ARH), dan beberapa anggota Tim Pendamping Monitoring ke Sekretariat Perwosidi di Gang Pendamai, Jalan Teluk Tiram Darat, Kecamatan Banjarmasin Barat.
Menurut H Hermansyah, Sekretariat Perwosi Kota Banjarmasin adalah sekretariat yang terakhir dikunjungi atau penutup dalam kegiatan monitoring ke seluruh sekretariat anggota KONI, baik cabor maupun badan fungsional.
“Kami beserta kawan-kawa, ada Sekretaris KONI Banjarmasin, Tim Pendamping dan lainnya, melaksanakan kegiatan yang sudah diprogramkan sebelumnya, yakni melakukan pemantauan, mengevaluasi dan melakukan pendampingan ke Sekretariat Perwosi,” ucap Hermansyah.
Mantan Wakil Wali Kota Banjarmasin itu berharap, apa yang dilakukan pihaknya dalam beberapa hari lalu dengan menurunkan Tim Pendamping Monitoring dapat membuat koordinasi antara KONI Banjarmasin dan pengurus semua cabot dapat lebih terjalin lagi.
“Kordinasi yang dimaksud, contohnya adalah kesekretariatan. Jadi, apa yang dibutuhkan pengurus cabor, baik untuk kesekretariatan dan sarana prasarana cabor itu diketahui oleh Pengurus KONI,” jelasnya.
Tak hanya itu, dalam kegiatan monitoring ini juga dilakukan pencatatan aset-aset milik KONI yang ada di sekretariat cabor-cabor. Semua itu nantinya untuk mempermudah dalam hal pelaporan pertanggungjawaban,” tandasnya.
Sementara itu, Ketua Perwosi Banjarmasin, Hj Siti Nursiah, mengungkapkan, pihaknya mendapatkan kunjungan dari Tim Pendamping Monitoring.
“Mereka mencatat apa-apa saja aset KONI Banjarmasin yang ada di Sekretariat Perwosi Banjarmasin. Selain itu, mereka juga mencatat apa-apa saja kekurangan dan keperluan yang bisa kami ajukan untuk selanjutnya,” beber dia.
Selain itu, pihaknya juga membicarakan tentang keorganisasian serta mendengarkan arahan-arahan dari Ketua KONI Banjarmasin.
“Ketua tadi juga mempertanyakan sudah sejauh mana kegiatan Perwosi Banjarmasin bisa terealisasikan. Ketua memberikan saran-saran untuk Perwosi Banjarmasin agar lebih berkembang lagi baik dalam berkegiatan maupun menciptakan prestasi untuk atlet-atlet wanita,” tutup Hj siti Nursiah.
KONI Kota Banjarmasin, melaksanakan monitoring dan evaluasi ke seluruh sekretariat cabang olahraga (cabor) di bawah naungan KONI Banjarmasin.
Dilaksanakan selama sembilan hari, sejak Senin (8/5/2023) sampai Selasa (16/5) mendatang, sebanyak 47 sekretariat cabor akan didatangi oleh tim pendamping monitoring dan evaluasi yang dibentuk pengurus KONI Banjarmasin.
Dibagi menjadi empat tim, masing-masing tim pendamping diberikan jadwal dan jenis cabor yang akan di datangi untuk melakukan monitoring dan evaluasi.
Adapun empat jenis cabor tersebut yakni, Bela Diri, Akurasi, Permainan, dan Terukur.
‘’Karena kita melihat langsung ke lapangan, pengurus KONI tidak lagi hanya menerima laporan tetapi benar-benar berdasarkan fakta yang nyata,’’ kata H Aftah yang merupakan Wakil Ketua KONI Banjarmasin.
Ketua Forki (Federasi Olahraga Karate Indonesia) Banjarmasin H Johansyah Muchlis, menyambut gembira adanya tim monitoring dan evaluasi yang melakukan peninjauan langsung ke kantor secretariat cabor tersebut.
‘’Ini sangat bagus, karena cabor merasakan adanya perhatian dari KONI Banjarmasin, ini memberi motivasi bagi para atlet untuk lebih meningkatkan prestasinya,’’ kata H Johan, karateka sabuk hitam DAN V ini. (nets/nfr/k-9)
Ketua Umum KONI Kota Banjarmasin, H Hermansyah, saat melakukan monitoring ke Sekretariat Persatuan Wanita Olahraga Seluruh Indonesia (Perwosi) di Jalan Teluk Tiram, Sabtu (27/5/2023).















