Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
BanjarmasinTRI BANJAR

Syaiful Anwar Dorong Direksi Baru Tekan Kehilangan Air

×

Syaiful Anwar Dorong Direksi Baru Tekan Kehilangan Air

Sebarkan artikel ini
Hal 9 1 Klm Ir H Syaiful Anwar
Ir H Syaiful Anwar

Banjarmasin, KP – Ketua Persatuan Perusahaan Air Minum Seluruh Indonesia (Perpamsi) Kalimantan Selatan, Ir H Syaiful Anwar menyambut baik hadirnya tiga direksi baru di PT Air Minum Bandarmasih (Perseroda).

“Marilah kita bersama-sama bekerja pada perusahaan PT AM Bandarmasih sugdah bagus. Jadi, pelantikan tiga direksi baru itu harus menjadi momentum untuk meningkatkan pelayanan publik,” ucap Syaiful Anwar usai tiga direksi baru PAM Bandarmasih di Banjarmasin, Minggu (16/7/2023).

Kalimantan Post

Menurut Direktur Utama PT AM Intan Banjar ini, harapan seorang Walikota Banjarmasin selaku pemegang saham mayoritas di PAM Bandarmasih selain Pemprov Kalsel, sangatlah relevan dan cukup wajar.

“Sebab, angka kebocoran yang saat ini rata -rata perusahaan air minum di Kalsel non revenued water (NRW) masih 30 persen. Namun, secara nasional dipatok hanya boleh 27 persen, inilah yang menjadi kendala kedepan,” ucap Syaiful.

Ia juga mengakui, NRW tidak bisa diprediksi karena pipa berada di dalam tanah, terapi dengan adanya district meter area (DMA) tentu bisa terdeteksi. Namun, kata dia, harus ditunjang dengan sumber daya manusia (SDM) yang andal.

Bahkan, saat ini, PAM sudah sehat, walau masuk perusahaan sudah sehat hendaknya jajaran direksi baru bekerja keras, segera melakukan perencanaan, baik penambahan kapasitas produksi, juga penggantian pipa jaringan yang sudah tidak layak pakai, dan penambahan jaringan pipa baru. Ini demi pelayanan pelanggan yang lebih prima, papar Syaiful.

Menurut Syaiful, peningkatan pelayanan terlebih lagi bisa mencapai derajat prima kepada pelanggan dan memenuhi permintaan masyarakat untuk menjadi pelanggan air PDAM, sebuah keniscayaan bagi BUMD air minum.

“Terung terang sampai sekarang masih banyak masyarakat yang ingin menjadi pelanggan, namun tidak bisa dipenuhi karena keterbatasan kapasitas produksi atau pengolahan baku air menjadi air layak minum,” ujar Syaiful. (mar/K-3)

Baca Juga :  Pasar Murah Perdana di Mantuil, Pemko Banjarmasin Jaga Harga dan Daya Beli Warga
Iklan
Iklan