Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Kalteng

Kalteng Susun Rencana Pembangunan Industri

×

Kalteng Susun Rencana Pembangunan Industri

Sebarkan artikel ini
15 kalteng3
Kepala Bappedalitbang Kalteng saat membuka fasilitasi kegiatan. (kp/ist)

Palangka Raya, KP – Kepala Bappedalitbang Kalteng Leonard S. Ampung membuka kegiatan Fasilitasi Penyusunan Rencana Pembangunan Industri Provinsi (RPIP) dan Rencana Pembangunan Industri Kabupaten/Kota (RPIK), Senin (31/07) di Palangka Raya.

Kepala Bappedalitbang Kalteng dalam sambutannya saat membuka kegiatan mengatakan sektor industri di Kalimantan Tengah menjadi salah satu motor penggerak pembangunan ekonomi.

Baca Koran

Ditegaskan Provinsi Kalimantan Tengah memiliki posisi strategis sebagai paru-paru dunia, lumbung energi, lokasi pengembangan food estate, serta memiliki kawasan strategis nasional Tanjung Puting, kawasan strategis nasional DAS Kahayan, Kapuas dan Barito.

Selain itu, Kalteng memiliki luas wilayah mencapai 153.564 Km2 atau seluas 1,5 kali Pulau Jawa, memiliki 11 sungai utama dengan panjang pantai sekitar 750 Km, serta memiliki 74 buah pulau-pulau kecil.

Hal ini merupakan potensi yang sangat besar serta memberikan dampak positif dalam pembangunan ekonomi di Kalimantan Tengah.

“Kekayaan alam di Kalimantan Tengah yang sangat melimpah harus dirasakan oleh seluruh masyarakat, bahkan untuk generasi anak cucu kita selanjutnya pun harus tetap terjaga dengan baik.

Hilirisasi industri diharapkan dapat menyerap tenaga kerja masyarakat setempat, sehingga turut memberikan kontrol terhadap keberlangsungan industri karena proses industri yang sangat dekat dengan masyarakat setempat,” ungkapnya.

Ditambahkan, perkembangan sektor industri dilaksanakan dengan tujuan untuk memperkokoh struktur ekonomi daerah, memperluas lapangan kerja dan kesempatan berusaha, penguatan dan pendalaman struktur industri yang terkait dengan agro industri, industri kecil dan menengah serta industri kerajinan dan rumah tangga dengan memanfaatkan potensi sumber daya yang ada, untuk menghasilkan nilai tambah barang dan jasa yang berorientasi pada pasar dalam dan luar negeri.

Kemudian, untuk meningkatkan nilai tambah produk, menumbuhkan industri hulu dan hilir yang berbasis sumber daya alam, meningkatkan kompetensi lapangan kerja, inovasi, penguasaan teknologi, serta memberikan sumbangsih dalam peningkatan daya saing daerah.

Baca Juga :  Gubernur Sampaikan LKPJ 2024 di DPRD Kalteng

Menurut Kepala Bappedalitbang strategi pembangunan industri Kalteng, antara lain meningkatkan implementasi industri 4.0 untuk peningkatan daya saing sektor industri, menumbuhkan industri baru yang bertumpu pada sumber daya lokal.

Lalu meningkatkan pengembangan perdagangan produk dalam negeri, meningkatkan efisiensi distribusi barang kebutuhan lokal, meningkatkan nilai ekspor non migas, dan meningkatkan pelayanan di bidang penilaian kesesuaian barang dan jasa, serta pengawasan terhadap barang beredar, jasa dan tertib niaga.

Ia harap dengan adanya kegiatan ini RPIP dan RPIK dapat tersusun, guna bersinergi dengan arah kebijakan pembangunan industri di Provinsi Kalimantan Tengah dan Kab/Kota, serta sebagai upaya kita bersama dalam peningkatan daya saing kawasan industri di Provinsi Kalimantan Tengah.

Terlihat hadir pula pada acara ini antara lain Kepala Bidang Industri Disperindag Prov. Kalteng Mudianto, Plt. Kepala Bidang Perekonomian, Sumber Daya Alam dan Kerjasama Bappedalitbang Kalteng Novarina, serta Perangkat Daerah terkait di lingkup Pemprov Kalteng dan Kabupaten/Kota se-Kalimantan Tengah. (drt/k-10)

Iklan
Iklan