Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
OLAHRAGA

Raih 1 Emas, 2 Perak dan 1 Perunggu, IODI Kalsel Loloskan 8 Atlet ke PON XXI di Sumut-Aceh

×

Raih 1 Emas, 2 Perak dan 1 Perunggu, IODI Kalsel Loloskan 8 Atlet ke PON XXI di Sumut-Aceh

Sebarkan artikel ini
Kontingen atlet dance sport Kalsel sewaktu mengikuti Pra PON XXI Zona C di Yogyakarta. (Kalimantanpost.com/Istimewa)

BANJARMASIN, Kalimantanpost.com – Pengurus Provinsi (Pengrov) Pengurus Ikatan Olahraga Dansa Indonesia (IODI) Provinsi Kalimantan Selatan berhasil mendapat delapan quota meraih tiket ke PON XXI di Aceh – Sumatera Utara, September 2024 mendatang.

Ini menyusul keberhasilan atlet Banua meraih 1 medali emas, 2 perak dan 1 perunggu di Pra PON Dance Sport Zona C yang berlangsung di Yogyajarta, 2-3 September 2023 lalu.

Menurut Ketua Pengprov IODI Kalsel, Muslih, Kamis (7/9), medali emas itu diraih Dinda Loveliza yang berpasangan dengan Rikma Nafiha Rahman
di kelas Pre Amateur Standard Ballroom.

Dua medali perak dipersembahkan Sasi Rasyiida yang berpasangan
dengan Muhammad Fauzan di kelas Pre Amateur Latin dan kelas FFA Rumba.

Satu medali perunggu diraih
Dinda Loveliza dan Rikma Nafiha Rahman di kelas FFA Slow Foxtrot.

“Raihan 1 emas, 2 perak dan 1 perunggu membuat kita berada di peringkat keempat Zona C. Alhamdulillah, hasil ini cukup bagus sudah,” kata Muslih seraya menambahkan di Pra PON kemarin mengirim 17 atlet.

Peringkat pertama ditempati Yogyakarta dengan meraih 4 emas, 11 perak dan 7 perunggu disusul Jabar dengan 8 emas, 4 perak dan 6 perunggu.

Posisi ketiga diisi Sulawesi Selatan dengan meraih 4 emas, 1 perak dan 2 perunggu. Riau diperingkat kelima yang tak meraih satu medali pun.

Walau pun telah mendapat qouta delapan orang lolos ke PON XXI, menurut Muslih pihaknya belum bisa memastikan apakah bisa diberangkatkan semuanya.

“Kami masih menunggu petunjuk KONI Kalsel maupun Dispora Kalsel bagaimana kebijakannya. Apakah hanya peraih medali di zona prakualifikasi yang diberangkatkan ke PON atau kedelapannya,” tandasnya.

Bila hanya peraih medali saja yang tampil di PON, berarti hanya empat orang saja yakni
Dinda Loveliza, Rikma Nafiha Rahman, Sasi Rasyiida dan Muhammad Fauzan.

Baca Juga:  Norasya dan Said QZ mampu capai target di Kejurprov Catur 2022

Bila seluruhnya boleh dikirim, berarti peringkat 5-6 di Pra PON lalu yaitu Medina Islamita Azizah dan Queenansya Taras Decyra Soo
yang menempati peringkat 5 di kelas Synchronize Standard Ballroom serta Ratih Indah Pertiwi dan Aldya Musoufi di peringkat 6 kelas Tradisional Dancesport yang akan tampil di PON.

Setelah memastikan meraih tiket ke PON, lanjut guru SMPN 2 Banjarmasin ini, pihaknya akan melakukan pembinaan dan mengikuti kejuaraan di Jawa.

“Oktober mendatang kita akan mengirim atlet PON ini berlaga di Kejuaraan di Jakarta,” jelasnya.

Selain itu, kata Muslih, di tahun 2024 nanti sudah melaksanakan latihan bersama di Jabar atau Yogyakarta yang levelnya lebih tinggi dan kualitas gerakannya lebih baik.

“Atlet dance sport kita juga dititipkan pelatih bagus disana,” pungkasnya. (Mau/KPO-3)

Iklan
Iklan