Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
BanjarmasinTRI BANJAR

Bersiap Belajar Tatap Muka
Kepsek Mengaku Belum Dapat Surat Edaran

×

Bersiap Belajar Tatap Muka<br>Kepsek Mengaku Belum Dapat Surat Edaran

Sebarkan artikel ini

Banjarmasin, KP – Kondisi kabut asap yang terus menipis hingga hari minggu (08/09/2023) membuat Pemerintah Kota Banjarmasin bersiap mengeluarkan kebijakan baru untuk seluruh sekolah kembali beraktivitas dan belajar secara tatap muka.

Sekolah akan memundurkan jam pelajaran dari pukul 08.00 WITA menjadi pukul 09.00 WITA serta jam pelajaran hanya pukul 12.00 dari biasanya pukul 15.00.

Selain itu, guru dan siswa diwajibkan selama proses belajar mengajar untuk menggunakan masker.

Namun, kebijakan berlaku untuk PAUD, Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Pertama masih menunggu intruksi langsung dari Walikota Banjarmasin, Ibnu Sina.

Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Pemko Banjarmasin, Machli Riyadi, usai menggelar Rapat Terbatas Penanggulangan Bencana Kabut Asap, di Aula SMP Negeri 10, Banjarmasin, Jumat siang
(06/10/2023) mengatakan kebijakan ini masih menunggu intruksi pimpinan tertinggi.

“Namun keputusan akhirnya ada pada Walikota Banjarmasin, mengenai pelaksanaan selanjutnya termasuk kebijakan sekolah-sekolah kembali belajar dengan sistem tatap muka. Rencananya dalam
pelaksanaannya nanti, dilakukan secara terbatas jam belajarnya. Disamping itu dalam proses belajar mengajar semua guru dan murid diwajibkan menggunakan masker. Sekali lagi masih menunggu instruksi pimpinan tertinggi ya,” kata Machli Riyadi.

Terkait rencana pembelajaran tatap muka ini sendiri bersifat terbatas dan akan dilakukan evaluasi dengan melihat situasi perkembangan serangan kabut asap dampak kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di sejumlah kawasan di tiga daerah yang bertetangga dengan kota Banjarmasin. Ketiga daerah tersebut meliputi Kabupaten Banjar, Barito Kuala dan Kota Banjarbaru.

Jika terjadi kondisi yang buruk akan kita evaluasi kembali. Namun yang pasti langkah strategis ini ditempuh dengan berbagai pertimbangan untuk menjaga anak-anak dan guru terdampak buruknya kualitas udara di Banjarmasin akibat serangan kabut asap dalam sebulan terakhir ini. Jadi sabar dulu ya, info terbaru mengenai pembelajaran tata muka ini, jelas Machli Riyadi.

Baca Juga:  Komisi III Berhasil Perjuangkan Bantuan Anggaran di Kementerian PUPR

Sementara, Kepala Sekolah SMP Negeri 25 Banjarmasin, Hairan melalui hubungan telepon pada Minggu (08/09/2023) mengatakan masih belum menerima surat edaran untuk masuk kembali pada Senin (09/09/2023) dan belajar tatap muka.

Namun, bila Surat Edaran telah diterima, SMP 25 Banjarmasin siap untuk melaksanakan sistem belajar tatap muka secara terbatas.

“Sampai saat ini, kita belum menerima surat edaran, tapi kalau diterima, kita siap melaksanakan intruksi untuk belajar secara terbatas” tutup Hairan. (mar/K-3)

Iklan
Iklan