Kenapa Lolos Rp 11 Miliar Lebih ?

Segera diaudit secara transparan terkait penggunaan uang rakyat

BANJARMASIN, KP – Jadi pertanyaan dan dan reaksi publik soal proyek aksesoris jembatan paket 1 (Pasar Lama) yang menelan dana Rp11 Miliar lebih.

“Proyek aksesoris Jembatan Pasar Lama ini terkesan mengada-ngada dengan biaya Rp 11 Miliar lebih,” kata pengamat kebijakan publik, Dr Muhammad Uhaib As’ad, Jumat (6/10).

Dari badan jembatan dicat putih, kemudian dipasang lampu warna-warni hingga nantinya ditempatkan air mancur pelangi.

Kabarnya, termasuk penataan kawasan Siring Tugu Nol Kilometer di kawasan Pasar Lama,” katanya Akademisi FISIP Uniska MAB Banjarmasin ini lagi.

Dengan dana sebesar itu bersumber dari uang rakyat di APBD Perubahan Banjarmasin 2023.

“Ini patut dipertanyakan tingkat urgensinya yang diklaim berkelindan guna mendongkrak sektor pariwisata berbasis sungai yang tengah didengungkan oleh pemerintah kota,” ujarnya.

“Apa yang dilihat dan diunggulkan di kawasan Pasar Lama?.

Hanya sekadar melihat lampu warna-warni dan air mancur pelangi.

Malah bisa jadi tempat nongkrong dan pacaran anak-anak muda.

“Jelas tidak senapas dengan slogan Banjarmasin Baiman,” katanya.

Anehnya, menurut Uhaib, justru anggaran yang menyedot uang rakyat begitu besar itu malah bisa diloloskan oleh DPRD Kota Banjarmasin sebagai lembaga kontrol yang mewakili rakyat eks ibukota Provinsi Kalsel.

“Ada kesan kuat seperti politik tukar tambah atau perselingkuhan kepentingan antara lembaga eksekutif dan legislatif di Banjarmasin.

Ini patut dipertanyakan oleh publik ke DPRD sebagai representasi perwakilan rakyat kota,” kata Direktur Pusat Kajian Politik dan Kebijkan Publik Banjarmasin.

Berita Lainnya
1 dari 3,073

Dengan catatan, Uhaib menekankan usai proyek yang sudah terlajur digarap oleh pihak penyedia jasa itu harus segera diaudit secara transparan terkait penggunaan uang rakyat.

Diketahui, proyek milik Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Banjarmasin ini telah dimenangkan kontraktor pelaksana PT Telaga Wijaya Perkasa dengan nilai kontrak Rp 11.888.909.000 atau Rp 11,8 miliar lebih pada 20 Juli 2023.

Waktu pengerjaan proyek ditarget selama 105 hari kalender dengan konsultan perencana CV Tika Kreatif Desain Konsultan dan konsultan pengawas CV Takabeya Jaya Utama dan CV Arta Delapan.

PT Telaga Wijaya Perkasa berbasis di Jalan Golf Nomor 46 Banjarbaru dalam naungan grup PT Yudha Wijaya Perkasa asal Bandar Lampung.

Berdasar data laman opentender.net, dikutip jejakrekam.com pada 2022, PT Telaga Wijaya Perkasa menggarap penggantian jembatan Bakula dengan nilai kontrak Rp 459 juta lebih.

Sebelumnya pihak DPRD Banjarmasin angkat bicara terkait kritikan proyek ini, yang menyatakan, bukannya tidak mengetahui penyediaan anggaran untuk proyek tersebut.

Wakil Ketua DPRD Banjarmasin, Matnor Ali menjelaskan, bahwa proyek aksesoris Jembatan Pasar Lama sudah disepakati dianggarkan dalam APBD Kota Banjarmasin 2023 tahun.

Dalam Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) proyek ini dilaksanakan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Banjarmasin.

“Terkait sampai sejauh mana perencanaan dan pelaksanaan proyek itu pihak dewan mengaku sampai saat ini belum mengetahuinya,” ujar Matnor Ali kepada {[KP]} pada Kamis (5/10).

Disinggung alasan Rp 11 miliar lebih anggaran yang disediakan ?.

Matnor Ali mengatakan, dewan memberikan persetujuan dilatarbelakangi semangat untuk mempercantik dan meningkatkan daya dukung pariwisata kota.

Dana sebesar itu ungkapnya, bukan hanya untuk pemasangan aksesoris tapi untuk mempercantik dan mendukung pariwisata Jembatan Pasar Lama akan dilengkapi fasilitas lainnya diantaranya air mancur.

“Pemasangan aksesoris berikut dilengkapi air mancur ini tentunya memerlukan anggaran cukup mahal,” katanya.

Ia juga menambahkan, alasan dewan menyetujui proyek adalah dalam rangka mendukung pengembangan kawasan strategis kota yaitu kawasan strategis dari sudut sosial dan budaya.

Hal itu lanjutnya sesuai dengan Peraturan Daerah (Perda) Nomor : 6 tahun 2021 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kota Banjarmasin tahun 2021- 2041. (net/nid/K-2)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
Berita Menarik Lainnya

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya