Iklan
Iklan
Iklan
HEADLINE

Golkar Umumkan Calon Kepala Daerah di Kalsel“Harga Mati untuk Gebernur, Menitip Wakil Bisa Terjadi”

×

Golkar Umumkan Calon Kepala Daerah di Kalsel“Harga Mati untuk Gebernur, Menitip Wakil Bisa Terjadi”

Sebarkan artikel ini

Harga mati untuk calon gubernur atau nomor satu berasal dari intern Golkar, soal kalah menang itu urusan lain.

BANJARMASIN – Partai Golongan Karya (Golkar) Kalimantan Selatan (Kalsel) mengumumkan ada enam nama calon bursa Gubernur Kalsel serta beberapa calon Bupati maupun Wali Kota.

Android

Provinsi banyak menjaring, dipercaya masyarakat satu calon dan tidak menutup kemungkinan koalisi.

“Ada enam orang bursa calon Gubernur Kalsel dari intern Parpol Golkar sendiri,” kata Sekretaris Umum (Sekum) Partai Golkar, H Supian HK, Senin (25/3).

Menurut Supian, dari enam orang tersebut yang pertama adalah Hj Raudatul Jannah Sabirin atau Bu Odah dan dirinya (Supian HK) diurutan kedua.

Setelah itu ada nama Hasnuriyadi Sulaiman, Bambang Heri Purnam, Ahmadi Noor Supit, Rikwanto dan Sutarto Hadi.

“Kalau ada dari partai lainnya menitipkan wakilnya, itu mungkin saja bisa terjadi,” katanya.

Namun, lanjut Supian HK, harga mati untuk calon gubernur atau nomor satu berasal dari intern Golkar.

“Soal kalah menang itu urusan lain. Namun, siapa nanti yang akan kita usung calon Gubernur setelah diumumkan hasil survei apakah bu Odah, Hasnur dan lain-lain,” tegasnya.

Di Banjarmasin sendiri, lanjutnya ada beberapa bursa calon Wali Kota Banjarmasin yakni Arifin Noor, Yuni Hasnur dan lainnya.

Lalu, di Kabupaten Banjar ada nama H Rusli, Sandi Fitrian Noor, yang merupakan anak Gubernur Kalsel dan juga Saidi Noor.

Selanjutnya di Barito Kuala ada nama Mujiyat yang saat ini penjabat Bupati saat ini dan Rahmadi.

“Di Batola boleh jadi Mujiyat dan Rahmadi sekitar 99 persen mereka akan berkoalisi.

Ini supaya memuluskan jalannya pemerintahan,” paparnya.

Ditambahkan Supian HK, Partai Golkar telah mendapat 13 kursi, tapi tidak menutup kemungkinan merangkul partai lain untuk mengusung jagoannya.

Baca Juga:  83 Pegawai Dinas PMD Dites Usap

Selanjutnya, kata di HSU ada nama diurutan pertama Rujani maupun penjabat Bupati saat ini Zackly Asswan.

Lalu, ke Tabalong, lanjut Supian HK isteri Ketua Golkar setempat Hj Eka Nor Efiani SE serta ada juga dari Kepala Dinas di Pemkab setempat.

“Ketua Golkar Tabalong, Mawardi tak bersedia menjadi calon Bupati dan isterinya dimajukan dibursa calon,” tandasnya.

Di Balangan, jelas dia, tetap mengajukan nama Bupati Abdul Hadi sebagai calon. Pasalnya, dalam pembangunan selama ini cukup positif.

“Walau pun partai kita cukup, tapi kami akan tetap melakukan koalisi dengan partai lain di Balangan,” tegasnya.

Selanjutnya di HST ada nama anak alm mantan bupati Harun Nurasid yakni Dayah dan adik Harun yang saat ini ada Tenggarong, Kaltim.

“Ada juga pengurus Golkar menjadi bursa calon Bupati HST,” ungkapnya.

Di HSS ada nama Penjabat Bupati H Hermansyah dan mantan Wakil Bupati serta dua nama lainnya.

“Kalau Tapin kita serahkan saja ke Binuang, ada ketuanya Yamani, ibu Ariyati dan anak H Ciut,” tandasnya.

Sementara di Banjarbaru, yang diusung adalah Gusti Iskandar dan ada dua nama lainnya.

Lalu, di Tanah Laut yang yang diusung Golkar ada nama penjabat saat ini H Syamsir Rahmah dan Raimullah.

“Kalau di Tanah Bumbu dan Kotabaru sudah ada kader-kadernya. Kita serahkan mereka yang menentukan siapa calonnya,” ungkapnya.

Nama-nama tersebut nantinya diusung sampaikan ke DPP dan mereka menyurveinya.

“Kami juga akan melihat lagi persiapan mentalnya, juga finansial ada gak.

Kalau hanya namanya saja tapi tidak bisa memenangkan nanti itu kita pertimbangkan lagi,” tandasnya.

Langkah ini menurutnya, sesuai instruksi dan merujuk SK DPP Partai Golkar tertanggal 18 Maret 2024 yang menginginkan kader-kader Partai Golkar yang berpotensi, agar bisa maju memenangkan Pilkada September 2024 nanti.

Baca Juga:  Kadin Jelang Ramadhan Gelontorkan Sembako Murah

“Pada prinsipnya, DPD Partai Golkar Kalsel, di bawah pimpinan H Sahbirin Noor, siap merekrut kader terbaiknya, mulai ditingkat provinsi, kabupaten dan kota,” sebut H Supian HK.

Dia menjelaskan, di 13 kabupaten/kota di Kalsel, Golkar banyak memiliki kader terbaik.

Hanya saja nantinya, peluang untuk dapat diusung tergantung rapat pengurus partai Golkar.

Untuk rapat seluruh pengurus, lanjut dia, akan digelar dalam waktu dekat ini, yang mana nantinya akan mem plot figur-figur yang ditetapkan sebagai bakal calon kepala dan wakil kepala daerah diberbagai tingkatan untuk maju bertarung. (nau/K-2)

Iklan
Iklan