Iklan
Iklan
Iklan
POLITIKA

Serius Maju Pilwali Banjarmasin, Norasya Daftar ke Tiga Parpol

×

Serius Maju Pilwali Banjarmasin, Norasya Daftar ke Tiga Parpol

Sebarkan artikel ini
Noraysa Verdiana. (Kalimantanpost.com/mns)

BANJARMASIN, Kalimantanpost.com – Tak main-main Women Fide master (WFM) asal Kalsel, Norasya Verdiana, membuktikan keseriusan maju Pemilihan Walikota (Pilwali) Banjarmasin.

Pecatur Banua yang pernah mewakili Indonesia di kejuaraan dunia catur di Spanyol ini telah berupaya mencari kendaraan politik. Ia telah menyerahkan berkas kepada tiga partai politik (parpol) yang bisa mengusung.

Pada awal bulan lalu, wanita yang akrab disapa Vera, ini mendaftar ke DPW Partai Nasdem Kalsel. Ia melanjutkan pendaftaran ke PDIP dan terakhir PKB.

Secara syarat mengusung calon, dari ketiga parpol tersebut sudah terpenuhi. PKB meraih lima kursi, Nasdem dua kursi, dan PDIP sebanyak lima kursi.

“Saya datang ke beberapa parpol menunjukkan keseriusan saya maju Pilwali Banjarmasin. Tiga partai sudah saya lamar,” ujar Norasya.

Wanita yang menyandang gelar doktor dan menjadi advokat serta dosen di perguruan tinggi, ini berharap tiga partai tersebut bisa mengakomodir keinginannya maju kontetasi politik Banjarmasin. Saat ini Norasya tercatat sebagai kader Partai Nasdem.

Menurut dia, niatnya maju Pilwali Banjarmasin, dengan tekad menjadi keterwakilan perempuan di tingkat kepala daerah. Ia melihat selama ini peran perempuan di tingkat kepala daerah di Banjarmasin terbilang minim.

“Semangat saya ingin mengakomodir kepentingan perempuan Banua khususnya di Banjarmasin,” ujarnya.

Selain itu Norasya mengaku ingin berkontribusi memajukan Kota Banjarmasin. Semua itu menurutnya bisa tercapai dengan duduk pada jabatan politik.

“Pengalaman dan pengetahuan saya yang sering ke luar negeri saat bermain catur menjadi modal untuk diterapkan di daerah agar bisa lebih maju dan lebih baik lagi. Dari penglihatan saya banyak kota di luar negeri yang coraknya sama dengan Banjarmasin, sehingga ilmunya bisa diadopsi,” pungkasnya.(mns/KPO-1)

Iklan
Baca Juga:  Jusuf Kalla Sebut Ongkos Politik Ketum Golkar Capai Rp500-600 miliar
Iklan