Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Kalsel

Sepakati Pendapatan APBD 2027 Sebesar 8 Triliun

×

Sepakati Pendapatan APBD 2027 Sebesar 8 Triliun

Sebarkan artikel ini
sepakati
Rapat pembahasan Banggar, Sabtu (18/7)

Banjarmasin, KP – Sepakati pendapatan APBD 2027, sebesar Rp 8 Triliun

Ini hasil dari Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kalsel bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD).

Kalimantan Post

Angka tersebut diharapkan menjadi target yang realistis sekaligus progresif dengan mengoptimalkan seluruh potensi penerimaan daerah.

Kesepakatan itu dicapai dalam rapat pembahasan Banggar yang dipimpin Ketua DPRD Kalsel, Dr H Supian HK, SH, MH, di Ruang Rapat H M Ismail Abdullah, Gedung B DPRD Kalsel, Sabtu (18/7).

Dalam rapat, Banggar menekankan pentingnya pemetaan seluruh potensi pendapatan daerah, mulai dari kontribusi organisasi perangkat daerah (OPD), badan usaha milik daerah (BUMD), badan layanan umum daerah (BLUD), hasil pengelolaan aset, dividen, pendapatan bunga, hingga sumber-sumber penerimaan lainnya.

Penyusunan target pendapatan juga diminta mengacu pada potensi riil dan capaian realisasi pada tahun-tahun sebelumnya.

Ketua DPRD Kalsel, H Supian HK, mengatakan pembahasan sisi pendapatan telah mencapai kata sepakat dan mendapat persetujuan seluruh fraksi di DPRD.

“Alhamdulillah, untuk sisi pendapatan sudah kita sepakati dan kita ketuk bersama.

Kesepakatan ini juga telah disetujui oleh delapan fraksi dengan target pendapatan sebesar Rp8 triliun,” ujarnya.

Setelah pembahasan pendapatan rampung, Banggar bersama TAPD dijadwalkan melanjutkan pembahasan pada sisi belanja APBD 2027 pada 21 Juli mendatang.

Supian menegaskan, peningkatan pendapatan daerah tidak dapat dibebankan hanya kepada satu atau dua perangkat daerah.

Seluruh SKPD harus berperan aktif menggali peluang penerimaan sesuai kewenangan dan potensi masing-masing.

“Semua SKPD harus ikut berupaya meningkatkan pendapatan daerah. Setiap instansi harus mampu melihat peluang yang ada agar kapasitas fiskal daerah semakin kuat,” katanya.

Menurutnya, semakin besar pendapatan daerah, semakin luas pula ruang fiskal pemerintah untuk membiayai pembangunan dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Baca Juga :  Sembilan Jabatan Strategis Resmi Diisi

Ia juga mengungkapkan, angka Rp8 triliun masih berpeluang meningkat apabila pemerintah pusat merealisasikan tambahan dana transfer ke daerah.

“Harapan kami bersama Ketua TAPD selaku Sekretaris Daerah sama, yakni mengoptimalkan pendapatan daerah. Jika nanti ada tambahan transfer dari pemerintah pusat, bukan tidak mungkin pendapatan daerah bisa lebih besar. Saat ini kita masih menunggu keputusan resmi pemerintah pusat,” jelasnya.

Supian menambahkan, penguatan transfer ke daerah juga menjadi salah satu aspirasi yang disampaikan para Ketua DPRD se-Indonesia melalui forum Asosiasi DPRD Provinsi Seluruh Indonesia (ADPSI).

Melalui kesepakatan tersebut, Banggar DPRD Kalsel berharap target pendapatan APBD 2027 tidak berhenti sebagai angka dalam dokumen perencanaan, tetapi benar-benar dapat direalisasikan melalui sinergi seluruh perangkat daerah dalam menggali dan mengoptimalkan setiap potensi penerimaan daerah.

Pada rapat banggar yang berlangsung aktif dialog juga sempat di scor kemudian Sekda Kalsel H Syaifuddin dan Kepala Bappenda Kalsel H Subhan juga sempat melakukan diskusi, karena ada tanggapan beragam dari Wakil Ketua Kartoyo maupun Tim Banggar H Gusti Iskandar dan Politisi PDAM Bang Dhien, serta Maulana. (*/nau/K-2)

Iklan
Iklan