Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
HEADLINE

Pembangunan IKN Terinspirasi Perkantoran Gubernur Kalsel

×

Pembangunan IKN Terinspirasi Perkantoran Gubernur Kalsel

Sebarkan artikel ini
DIMULAI PEMBANGUNAN - Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor didampingi Ketua TP PKK, Hj Raudatul Jannah, Ketua DPRD, H Supian HK dan Forkopimda serta ulama menekan tombol sirene tanda dimulainya pembangunan Kantor DPRD di Areal Perkantoran Pemprov Kalsel Banjarbaru, Rabu (5/6)

Banjarbaru, KP -Pola pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur (Kaltim) terinspirasi Komplek Perkantoran Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Selatan (Setdaprov Kalsel) di Banjarbaru.

“Ketika Hari Pers Nasional (HPN) di Kalsel pada beberapa tahun lalu, Presiden Joko Widodo meninjau Komplek Perkantoran Setdaprov Kalsel di Banjarbaru,” kata Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor saat “Ground Breaking” Gedung DPRD Provinsi Kalsel di Banjarbaru, Rabu (5/6).

Ia katakan, Presiden Jokowi ingin membangun IKN di tengah hutan, seperti Komplek Perkantoran Pemprov Kalsel.

Ke depan, Sahbirin menyatakan seluruh kegiatan Pemprov Kalsel terpusatkan di Banjarbaru.

“Karenanya semua kantor Satuan Kerja Perangkat Daerah jajaran Pemprov Kalsel yang masih ada di Banjarmasin segera pindah ke Banjarbaru,” kata Paman Birin, panggilan akrab Sahbirin Noor.

Contohnya, Kantor Dinas Kesehatan (Dinkes), Dinas Sosial (Dinsos), Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), serta Dinas Koperasi dan UKM berkantor di Banjarbaru.

“Insya Allah, pembangunan Kantor Komisi Pemilihan Umum Provinsi Kalsel serta Kantor Badan Pengawas Pemilu Kalsel pada 2025,” ucapnya lagi.

Sejumlah instansi vertikal, seperti Korem 101 Antasari, Kepolisian Daerah (Polda) Kalsel dan Kejaksaan Tinggi (Kejati) provinsi setempat juga sudah tersedia lahan pada kawasan perkantoran Setdaprov di Banjarbaru dengan total luas 500 hektare.

Sedangkan, Pengadilan Tinggi dan Pengadilan Tinggi Agama sudah dibangun di kawasan perkantoran Setdaprov Kalsel, Kota Banjarbaru tersebut.////

Diketahui, pembangunan Kantor DPRD Kalsel dianggarkan senilai Rp264 miliar.

Bahkan pembangunan, dimulai 2024 pondasi dan struktur DPRD Provinsi Kalsel akan memiliki satu anggota satu ruangan.

Fasilitas kedewanan, yakni satu anggota dewan diberikan fasilitas satu ruangan, layaknya seperti di DPR RI maupun DPRD Provinsi lainnya di Indonesia yang sudah dilengkapi fasilitas tersebut.

Baca Juga:  Bawaslu Layangkan Undangan Klarifikasi Kedua

Sementara saat sekarang ini yang menikmati fasilitas seperti itu hanya unsur pimpinan dewan, dari ketua dan tiga wakil ketua dewan.

Sementara Ketua DPRD Kalsel, H Supian HK kepada wartawan Supian HK mengatakan dalam pembangunan kantor dewan baru di atas lahan seluas 2,9 hektare ini nantinya dilengkapi fasilitas satu anggota dewan satu ruangan.

Meski saat ini jumlah anggota dewan provinsi 55 orang, lanjutnya, namun pihaknya antisipasi dengan menyiapkan sebanyak 65 ruangan.

Disinggung alasan kenapa satu anggota dewan mendapatkan satu ruangan?.

Supian HK diplomatis menjawab itu sesuai kebutuhan anggota dewan nantinya, khususnya saat menerima kedatangan para konstituennya di masing-masing daerah pemilihan (Dapil).

Politisi senior Golkar ini juga berharap nantinya dibangun rumah dinas untuk anggota dewan, apakah nanti di tahun 2025 atau 2026, tujuannya supaya anggota dewan itu bekerja dekat dengan kantor dewan untuk memudahkan mobilisasi.

Sedangkan Kepala Dinas PUPR Kalsel, Ir Ahmad Solhan, menambahkan untuk pembangunan kantor dewan di tahun 2024 ini jangka waktunya sekitar 225 hari dan secara keseluruhan nanti dilanjutkan lagi di tahun 2025 mendatang.

“Untuk tahun ini yang kita bangun pondasi dan strukturnya,” sebut Solhan.

Solhan menambahkan untuk pembangunan pondasi dan strukturnya itu anggarannya sekitar Rp48 miliar, tapi bukan multy years.

“Anggarannya bukan multy years, karena selesai bangun pondasi dan struktur di tahun ini baru lanjut ke tahun berikutnya.

Disinggung total anggarannya dari 2024 hingga selesai nanti, disebutkannya sekitar Rp 264 miliar, karena itu dilakukan bertahap.

“Total anggaran Rp264 miliar makanya bertahap dulu pembangunannya, kita mulai 2024 ini bangun pondasi dan struktur,” ungkapnya.

Solhan pun berharap mudah- mudahan bisa disegerakan penyelesaian pembangunan kantor baru DPRD Provinsi ini. (nau/ant/K-2)

Iklan
Iklan