Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Banjarmasin

Tarung Pilwali Banjarbaru, Lisa Halaby Relakan 15 Tahun Jabatan PNS

×

Tarung Pilwali Banjarbaru, Lisa Halaby Relakan 15 Tahun Jabatan PNS

Sebarkan artikel ini
Hj. Erna Lisa Halaby

Banjarbaru, KP – Hj. Erna Lisa Halaby, sebelumnya tercatat sebagai Kasubbag Kesejahteraan Masyarakat Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setdako Banjarbaru. Ia tercatat sudah 15 tahun menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN).

Dengan usia 45 tahun saat ini, sejatinya Lisa masih menjabat 15 tahun lagi sebagai ASN. Ia merelakan 15 tahun ini demi “bertarung” pada Pemilihan Walikota (Pilwali) Banjarbaru. Per tanggal 10 Juni 2024 kemarin, Lisa telah melayangkan surat pengunduran diri sebagai ASN kepada Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Banjarbaru.

“Pengunduran diri saya sebagai ASN telah diajukan kepada Walikota Cq Sekretaris Daerah. Suratnya diterima staf Sekda Banjarbaru. Sesuai surat saya penguduran diri sejak hari ini (kemarin, red). Surat kepada walikota tembusan ke BKPSM Banjarbaru, BKD provinsi, dan Badan Kepegawaian Negara (BKN) regional Kalimantan,” jelas Lisa Habaly, Senin (10/6).

Menurut Lisa pengunduran diri tersebut bentuk komitmen dirinya dalam Pilkada 2024. Ia tak mau terjadi konflik kepentingan antara status PNS dan pencalonan. 

“Memang alasan mundur pertama urusan keluarga, tetapi ini juga bentuk komitmen akan majunya saya dalalm kontestasi Pilkada Kota Banjarbaru,” terangnya.

Lisa berharap proses pengunduran diri sebagai ASN Pemko Banjarbaru berjalan dengan cepat. Ia saat ini sudah mengambil cuti tahunan dengan harapan bersambung lepas status ASN. Jika proses berjalan lambat, ia bakal mengambil cuti di luar tanggungan negara. 

Lisa sendiri mengajukan pengunduran diri, bukan pensiun dini. Masa tugasnya belum sampai 20 tahun, sehingga secara syarat belum memenuhi mengajukan pensiun dini. “Saya bukan pensiun, tapi mengundurkan diri. Sementara ini karena masih nunggu proses pengunduran diri, maka saya tetap bertugas sampai surat keluar. Agar tidak ada konflik kepentingan jika prosesnya lama saya cuti di luar tanggungan negara,” tegasnya. (mns/K-3))

Iklan
Baca Juga:  RRI dan RAPI Bekerjasama Tekan Wabah Covid-19
Iklan