Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Hukum & Peristiwa

Beredar Video, Remaja di Banjarmasin Diduga Korban Pembacokan

×

Beredar Video, Remaja di Banjarmasin Diduga Korban Pembacokan

Sebarkan artikel ini
IMG 20240707 WA0044 e1720354052681
Sebuah video berdurasi kurang lebih 4 detik beredar di sosial media. Dalam rekaman tersebut memperlihatkan seorang remaja terkena luka di bagian punggung yang diduga menjadi korban pembacokan. (Kalimantanpost.com/Repro tangkapan layar warga)

BANJARMASIN, Kalimantanpost.com – Sebuah video berdurasi kurang lebih 4 detik beredar di sosial media. Dalam rekaman tersebut memperlihatkan seorang remaja terluka di bagian punggung yang diduga menjadi korban pembacokan.

Peristiwa dugaan pembacokan sendiri terjadi di Jalan Pegadaian Kecamatan Banjarmasin Tengah, tepatnya di samping Mitra Plaza Banjarmasin, Minggu (7/7/24) dini hari.

Kalimantan Post

Dari keterangan diperoleh, aksi dugaan pembacokan tersebut berawal saling serang antar remaja hingga menyebabkan ada korban luka.

“Mereka pakai motor saling serang dengan membawa senjata tajam (sajam) jenis celurit. Cuma persisnya kejadian saya tidak tahu,” jelas Bakri, salah satu warga yang berada di sekitar lokasi.

Ia memastikan bahwa aksi saling serang itu bukan merupakan kelompok dari warganya.

“Kalau tawuran yang pasti bukan dari warga sini. Biasa orang luar dan larinya ke sini, biasa mereka dari daerah Siring bukahnya (larinya) ke sini,” katanya.

Lebih lanjut, ia berharap dari kejadian ini, ke depannya pihak kepolisian juga bisa meningkatkan patroli lebih intens untuk Kota Banjarmasin.

“Harapan kita lebih sering lagi patroli agar Banjarmasin aman. Biasa kepolisian sering aja patroli tapi sekarang jarang, dan biasanya juga kalau ada pasti sungsung (lebih awal), sedangkan kejadiannya itu tengah malam,” pungkasnya.

Saat dikonfirmasi, Kasat Reskrim Polresta Banjarmasin Kompol Eru Alsepa mengatakan hingga saat ini belum ada laporan masuk di pihak penyidik.

“Namun demikian, atas info video tersebut, kami sudah turunkan tim bersama ke lapangan untuk lidik di lapangan terkait laporan tersebut,” jelas Kasat. (yul/KPO-3)

Baca Juga :  Penukaran Mata Uang Asing olehBupati Pekalongan Nonaktif Fadia Arafiq Ditelusuri KPK
Iklan
Iklan