Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Banjarbaru

Film Karya Pelajar Banjarbaru Tayang Di Bioskop Misbar

×

Film Karya Pelajar Banjarbaru Tayang Di Bioskop Misbar

Sebarkan artikel ini
BUKA EKSEBISI FIL PENDEK- Inilah Kepala Sekolah SMAN 1 Banjarbaru, Fina Rahmiati dalam pembukaan eksibisi film pendek dalam smafest 2 Banjarbaru. (KP/Devi)

Banjarbaru,KP- Deretan film karya pelajar Kota Banjarbaru tayang dalam 27 Smasa Movie Award Festival (Smafest) yang diselenggarakan oleh SMAN 1 Banjarbaru.

Gagasan festival pelajar di lingkungan SMAN 1 Banjarbaru lahir dari tugas projek kepada para siswa kelas XI yaitu tugas membuat film pendek.

Rata-rata film pendek yang dibuat berdurasi antara delapan menit sampai dengan dua puluh dua menit dengan genre yang berbeda-beda. Seperti mengangkat pariwisata di Kota Idaman, Kampung Purun, Palam, madihin, panting, hingga adat istiadat lokal.

Kepala Sekolah SMAN 1 Banjarbaru, Fina Rahmiati mengatakan jika pembuatan film ini ditujukan untuk menjadi latihan siswa dalam berkreasi, menggali informasi hingga proses pembuatan filmnya sendiri sehingga kedepannya mereka bisa mengolah film dengan khas mereka.

” Kegiatan ini sangat positif untuk menggali bakat dan minat anak-anak pelajar,” katanya.

Selain itu, kegiatan tersebut juga selaras dengan penguatan profil pelajar Pancasila yang dilaksanakan sekolahnya yang mengangkat tema proyek yakni Bhineka Tunggal Ika.

“Dari proses penggarapan film, anak-anak didorong untuk bekerjasama dan bernalar kritis sambil didampingi oleh guru pendamping,” ujarnya.

Untuk sarana prasarana sendiri, lanjutnya, disediakan oleh pihak sekolah. “Pengambilan video dilaksanakan saat libur sekolah,” tutupnya.

Sebagai informasi Smansafest #2 akan berlangsung 6 sampai 12 Juli 2024. Ada 27 karya film orisinil siswa Kelas 11 SMAN 1 Banjarbaru yang diputar di Bioskop Misbar Banjarbaru.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Banjarbaru, Dedy Sutoyo saat audiensi menyatakan pihaknya siap mendukung SMAFEST.

SMAFEST sangat bagus, ini inovasi Merdeka Belajar yang patut kita apresiasi. Selain itu, dengan garapan film pendek yang dimulai dari SMAN 1 Banjarbaru sebanyak 27 film ini menepis tudingan kalau membuat film harus dengan budget mahal.” ungkap Dedy Sutoyo. (Dev/K-3)

Iklan
Baca Juga:  Dharma Wanita Dalam Peran Strategis Konstalasi Pembangunan Nasional
Iklan