MAKASSAR, Kalimantanpost.com – Persaingan memperebutkan tiket Final Four dan posisi puncak untuk panggung Piala Intercontinental semakin sulit ditebak menyusul beberapa kejutan terjadi di Pekan ke-11 Pro Futsal League (PFL) 2025/2026 yang berlangsung di GOR Sudiang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu (2/5/2026).
Juara bertahan Bintang Timur Surabaya yang diperkuat pemain Timnas futsal Indonesua secara mengejutkan dikalahkan Blacksteel Papua 4-2. Kemenangan ini membuat Blakcsteel kini mengoleksi 42 poin dari 18 kali main
Torehan ini secara resmi menyamai poin sang pemuncak klasemen sementara, Fafage Banua yang memperoleh 42 kali main.
Persaingan Fafage Banua dan Blacksteel ini untuk memperebutkan posisi puncak demi satu tiket prestisius ke ajang Piala Intercontinental dipastikan akan ditentukan hingga titik darah penghabisan di pekan-pekan terakhir.
Klub asal Kalimantan Selatan, Fafage Banua sendiri di Seri Makassar tidak bertanding dan baru di pekan 12 di Surabaya baru akan main.
Lalu, di batas aman empat besar, kemenangan telak Cosmo JNE 5-0 atas Raybit FC di laga diwarnai dua kartu merah untuk Raybit. Kapten Cosmo, Andri Kustiawan dan Israr Megantara sama-sama menyumbangkan brace.
Kemenangan ini memantapkan posisi Cosmo diperingkat 4 dengan 35 poin dari 16 kali main. Tambahan tiga poin ini membuat Cosmo sukses memperlebar jarak dari kejaran Unggul FC yang hanya mampu menambah satu poin menjadi 32 poin diperingkat 6.
Unggul FC Malang ditahan imbang Nanzaby FC 5-5. Sempat tertinggal 0-3 di babak pertama, Unggul FC mencatatkan comeback sensasional di paruh kedua. Sepasang gol telat nan dramatis dari Adam Ahlan di menit krusial memastikan Unggul FC memaksakan hasil imbang 5-5 atas Nanzaby FC.
Tim tuan ruman Moncongbulo FC Makassar menang 3-2 atas Kuda Laut Nusantara. Kemenangan ini menjauhkan Moncongbulo dari zona bahaya.
Nah, panasnya atmosfer GOR Sudiang belum berakhir! Pertarungan perebutan takhta dan tiket Final Four akan kembali berlanjut pada hari kedua Seri Makassar yang akan digelar Minggu (3/5).
Akankah terjadi kejutan baru? Mampukah tim-tim papan atas mempertahankan konsistensinya. (ful/KPO-3)















