Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
OPINI PUBLIK

PENDIDIKAN KARAKTER ISLAMI

×

PENDIDIKAN KARAKTER ISLAMI

Sebarkan artikel ini

Oleh : HAFIZHATURRAHMAH

Bullying dalam Islam dipandang sebagai perilaku yang sangat tidak sesuai dengan ajaran agama. Islam mengajarkan kasih sayang, keadilan, dan perlakuan baik terhadap sesama, tanpa memandang perbedaan atau status sosial. Dalam konteks Islam, bullying dipandang sebagai pelanggaran terhadap prinsip-prinsip etika dan moral yang diajarkan oleh agama.

Allah SWT telah menegaskan pentingnya menghormati dan memperlakukan sesama dengan baik dalam Al-Qur’an. Misalnya, dalam Surah Al-Hujurat (49:11), Allah berfirman, “Wahai orang-orang yang beriman! Janganlah suatu kaum merendahkan kaum yang lain, boleh jadi bahwa mereka (yang direndahkan) lebih baik dari mereka (yang merendahkan), dan jangan pula wanita merendahkan wanita lain, boleh jadi bahwa mereka (yang direndahkan) lebih baik dari mereka (yang merendahkan)”.

Rasulullah Muhammad SAW juga menekankan pentingnya berlaku adil dan menyayangi sesama. Beliau bersabda, “Barang siapa yang menghinakan saudaranya dalam Islam, maka Allah akan menghinakannya. (HR. Muslim)”. Ini menunjukkan bahwa perlakuan yang merendahkan atau menindas sesama muslim adalah sesuatu yang tidak diterima dalam Islam.

Selain itu, Islam juga menekankan pentingnya memberikan perlindungan kepada yang lemah dan rentan dalam masyarakat. Rasulullah SAW bersabda, “Seorang muslim adalah saudara bagi muslim yang lain, ia tidak boleh menzalimi dan tidak boleh menyerahkan saudaranya kepada musuhnya. (HR. Muslim)”. Ini menegaskan bahwa bullying, yang sering kali menimpa yang lemah oleh yang kuat, tidak sesuai dengan nilai-nilai Islam yang menghargai keadilan dan keberpihakan kepada yang lemah.

Mayoritas bullying dalam konteks Islam juga dianggap sebagai perilaku yang tidak sesuai dengan ajaran agama. Bullying dapat terjadi di berbagai lapisan masyarakat, termasuk di antara umat Muslim, meskipun nilai-nilai Islam menekankan pentingnya menghormati dan memperlakukan sesama dengan baik.

Baca Juga:  Kebebasan Berpendapat vs Kebablasan Berpendapat(Telaah Krisis terhadapa Konsep Freeedom of Speech ala Barat)

Dalam masyarakat muslim, bullying dapat terjadi di sekolah, tempat kerja, atau bahkan di antara anggota komunitas. Hal ini bisa berupa perlakuan diskriminatif, ejekan berdasarkan agama atau kepercayaan, atau penindasan terhadap individu atau kelompok yang dianggap lebih lemah atau berbeda.

Namun, seperti yang diajarkan dalam ajaran Islam, bullying dalam konteks Muslim dipandang sebagai pelanggaran terhadap nilai-nilai moral dan etika agama. Rasulullah Muhammad SAW telah menekankan pentingnya menghormati hak-hak sesama muslim dan memberikan perlindungan kepada yang lemah dalam masyarakat.

Sebagai umat muslim, penting untuk memahami bahwa perilaku bullying tidak sesuai dengan ajaran agama dan tidak diterima dalam Islam. Sebaliknya, kita diwajibkan untuk memperlakukan sesama dengan kasih sayang, hormat, dan keadilan, tanpa memandang perbedaan agama, suku, atau status sosial. Dengan demikian, memerangi bullying dalam masyarakat Muslim merupakan bagian dari implementasi nilai-nilai Islam yang mulia dalam kehidupan sehari-hari.

Iklan
Iklan