Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Barito Kuala

Perkuat Ketahanan Pangan, Pemkab Batola Bersama Kementan Laksanakan Gerakan Tanam Serempak CSR

×

Perkuat Ketahanan Pangan, Pemkab Batola Bersama Kementan Laksanakan Gerakan Tanam Serempak CSR

Sebarkan artikel ini
IMG 20260315 WA0026
Bupati Batola H Bahrul Ilmi bersama jajaran dinas pertanian provinsi Kalsel, BBPP Binuang serta Dandim 1005 Barito Kuala melaksanakan Tanam Serempak program Cetak sawah rakyat di desa Puntik Dalam kecamatan Mandastana, Kamis(12/3). (Kalimantanpost.com/Repro Humas Pemkab Batola)

BARITO KUALA, Kalimantanpost.com– Pemerintah Kabupaten Barito Kuala bersama Kementerian Pertanian (Kementan) melaksanakan Gerakan Tanam Serempak dalam rangka program Cetak Sawah Rakyat (CSR) 2026. Kegiatan yang dipusatkan di Desa Puntik Dalam, Kecamatan Mandastana pada Kamis (12/3/2026) ini merupakan bagian dari langkah strategis nasional untuk memperkuat ketahanan pangan menuju swasembada berkelanjutan.

Acara ini dihadiri langsung oleh Bupati Barito Kuala H Bahrul Ilmi, Dandim 1005/Barito Kuala Letkol Inf Anton Mahriadi, jajaran Forkopimcam Mandastana, Kepala Dinas Pertanian, serta para penyuluh dan tokoh masyarakat setempat.

Kalimantan Post

Kabupaten Barito Kuala menargetkan optimalisasi lahan sawah seluas 1.696 hektare pada tahun 2025/2026. Melalui program Optimasi Lahan (Oplah) Rawa, Desa Puntik Dalam menjadi salah satu titik krusial dalam pencapaian target tersebut.

Sebelumnya, lahan di wilayah ini telah melalui tahap uji coba model Demfarm (demonstrasi farming) dengan hasil yang menjanjikan. Dengan penggunaan varietas padi unggul, produktivitas lahan diharapkan mampu mencapai 6 ton per hektare.

Dalam arahannya secara nasional, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa Cetak Sawah Rakyat adalah kunci menjaga ketersediaan pangan dan meningkatkan pendapatan petani. Senada dengan hal tersebut, Bupati Barito Kuala menekankan pentingnya kolaborasi.

“Kalimantan Selatan, khususnya Barito Kuala, memiliki lahan pertanian terluas di antara 13 kabupaten. Ini adalah tanggung jawab bersama. Kami siap berdiskusi dan membantu demi kemajuan pertanian di daerah kita agar menjadi contoh bagi wilayah lain,” ujar Dr H. Bahrul Ilmi.

Dukungan penuh juga datang dari TNI. Dandim 1005/Barito Kuala, Letkol Inf Anton Mahriadi, menyatakan kesiapan personelnya untuk mendampingi petani. Menurutnya, keterlibatan TNI adalah bentuk nyata komitmen menjaga stabilitas pangan daerah melalui pemanfaatan Alat Mesin Pertanian (Alsintan) secara optimal.

Baca Juga :  Proyek PSEL Diharapkan Beri Manfaat Nyata Bagi Masyarakat Batola

Melalui Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian, Kementan terus mendorong pemanfaatan lahan secara maksimal. Gerakan tanam serempak ini tidak hanya menjadi simbol kebersamaan, tetapi juga bukti nyata kolaborasi antara pemerintah pusat, daerah, TNI-Polri, dan masyarakat dalam mewujudkan visi Presiden RI terkait ketahanan pangan nasional.

Dengan langkah masif ini, Barito Kuala optimis dapat berkontribusi besar dalam menjadikan Indonesia swasembada pangan di masa depan.(adv/agung/K)

Iklan
Iklan